Ketik disini

Kriminal

Kapolda Ancam Polisi Pengangkut Kayu Haram

Bagikan

MATARAMA�– Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono dengan tegas menyatakan akan menindak tegas setiap anggotanya yang terlibat illegal logging (pembalakan liar). Ini menyusul kabar adanya oknum polisi pemilik truk, yang mengangkut kayu hasil illegal logging.

Dugaan tersebut timbul saat operasi gabungan Dinas Kehutanan Sumbawa, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batulanteh dan Kodim 1607/Sumbawa. Dari operasi gabungan ini, mereka menggagalkan penyelundupan kayu yang diduga hasil illegal logging pada Jumat (14/10) malam lalu di hutan Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa Besar.

Dalam operasi ini tim gabungan mengamankan seorang sopir truk pengangkut kayu berinisial BH, 33 tahun. Kepada petugas, BH mengaku truk yang ia gunakan merupakan milik oknum anggota polisi.

a�?Mau itu polisi atau siapapun, harus ditindak tegas. Saya tidak akan melindungi anggota yang salah,a�? kata Brigjen Umar, kemarin (17/10).

Hanya saja, Umar mengaku belum mendapatkan laporan keterlibatan anggotanya. Meski demikian, Kapolda memastikan, A�langkah penyidikan yang dilakukan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan akan di back-up penuh Polda NTB.

a�?Kita akan back up melalui krimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Red), itu sudah saya perintahkan. Informasi itu (oknum polisi, Red) memang belum sampai ke saya, mudah-mudahan salah, tapi kalau benar akan kita tindak tegas,a�? kata Umar.

Diketahui, Di dalam truk hasil operasi gabungan, terdapat berbagai jenis kayu sebanyak 53 batang. Kayu-kayu tersebut memiliki panjang empat hingga lima meter. Beberapa jenis kayu itu, seperti Raju Mas, Udu, Nangka dan Binong. Kayu itu diduga diangkut langsung dari kawasan hutan Kuang Amo Sumbawa.

Seluruh kayu diamankan tersebut dipastikan illegal. Diangkut tanpa dokumen sehingga dianggap illegal. Selanjutnya, tim akan melakukan lacak balak untuk mengetahui lokasi penebangan.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka