Ketik disini

Selong

Pemkab Lotim Bagi-bagi Bansos

Bagikan

SELONG – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) kemarin (17/10) menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos). Total dana yang disalurkan kemarin sekitar Rp 7 miliar kepada 346 lembaga. Mulai dari Yayasan Pondok Pesantren, Pengurus Masjid, Taman Pendidikan Alquran, hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Ini adalah dana Bansos dari anggaran APBD Pemkab Lotim. Ini untuk membantu masyarakat dalam melaksanakan semua program dan kegiatannya untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ungkap Kabid Anggaran, Perbendaharaan dan Akutansi PPKA, Hasni.

Jumlah bantuan yang disalurkan bervariasi tergantung kebutuhan masing-masing penerima bantuan. Jumlahnya antara Rp 7,5 juta hingga Rp 50 juta. Dana bansos ini digunakan untuk kegiatan pembangunan masjid, pelaksanaan program pelaksanaan di Yayasan Ponpes,Taman Pendidikan Quran hingga operasional LSM.

“Prosesnya, mereka mengajukan proposal terlebih dahulu. Nanti akan disurvei oleh SKPD terkait. Misalnya Dinas Sosial mensurvei LSM, Dikpora ke Lembaga Pendidikan begitu juga yang lainnya,” kata Hasni.

Sejumlah lembaga penerima bantuan datang diwakili oleh ketua, sekretaris dan bendahara. Mereka datang membawa stempel dan fotokopi kartu identitas hingga rekening pengurus yang menerima.

“Nanti ini kami akan gunakan untuk peyelenggaraan kegiatan Presean di Desa A�Keruak. Ini untuk melestarikan budaya Presean yang ada di Keruak dan Lombok pada umumnya,” kata Muhdim, ketua panitia Presean yang juga merupakan Kepala Desa Keruak.

Sementara Ketua LSM Forum Rakyat Bersatu, Eko Rahadi mengaku akan menggunakan dana bantuan ini untuk operasionalnya.

“Rencananya buat biaya sewa kantor di Masbagik dan membeli laptop. Kemungkinan LSM saya dapat bantuan Rp 10 juta,” akunya.

Eko menjelaskan bahwa LSM yang diketuainya merupakan lembaga yang mengamati dan mengontrol kebijakan Pemerintah Lotim. Untuk itu, ia berharap ke depan pengawasan terhadap penggunaan dana bansos lebih ditingkatkan. Untuk menghindari penyalahgunaan dana bansos oleh oknum yang memanfaatkan dana ini tidak pada tempatnya. Untuk menghindari penyalahgunaan dana Bansos ini, bantuan langsung ditransfer ke rekening lembaga. Pengelolaannya juga akan terus dipantau. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka