Ketik disini

Headline Kriminal

Polisi Buru Pemasok Bahan STNK Palsu

Bagikan

MATARAMA�– Subdit III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, memburu pemasok bahan pembuatan STNK dan notice pajak palsu. Sebab Met (pelaku) yang ditangkap hanya bertugas memodifikasi STNK dan notice pajak palsu, kemudian menjualnya kembali.

a�?Met ini salah satu aktor intelektualnya. Dari siapa dia mendapatkan pasokan STNK untuk dimodifikasi, itu yang kita kejar,a�? kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB AKBP Kholilur Rochman, kemarin (17/10).

Mantan Kapolres Jember ini mengatakan, STNK yang dimodifikasi Met berasal dari STNK yang sudah mati. Modusnya, dia menghapus data yang ada di STNK yang sudah mati, kemudian menggantinya sesuai dengan pesanan.

a�?Dia (Met, red) dapatnya satu dua lembar STNK mati. Nah yang kita cari itu siapa yang memberi STNK mati ini kepada pelaku,a�? ujarnya.

Selain memodifikasi STNK mati, Met rupanya membuat STNK palsu dengan menggunakan kertas HVS. Format STNK asli yang ada di laptopnya, membuat ia dengan mudah membuat STNK aspal.

Sehingga, lanjut Kholilur, tidak semua STNK yang dibuat Met berisi lembaran asli yang telah dimodifikasi dengan menghapus datanya. Ada juga lembaran STNK yang berasal dari kertas HVS.

a�?Ada programnya di dalam komputer Met, yang sekarang sudah dijadikan barang bukti,a�? ungkapnya.

Terkait STNK mati yang dimodifikasi, Kholilur mengaku akan berkoordinasi dengan Direktorat Satuan Lalu Lintas (Ditlantas). Hal ini untuk A�memastikan bahwa setiap STNK asli yang telah mati, tidak jatuh ke tangan yang salah.

a�?Seyogianya memang saat perpanjangan, STNK yang lama itu diambil. Karena itu, dugaan kami pelaku mendapatkan STNK mati dari masyarakat langsung,a�? kata Kholilur.

Dugaan tersebut, lanjut Kholilur, berdasarkan informasi di lapangan ketika Met menjadi buronan polisi, dia sempat berpindah-pindah hingga ke Batam, Kepulauan Riau. a�?Jadi STNK yang dia modifikasi ini bukan saja pelat nomor wilayah NTB, ada juga dari Batam dan Jawa Timur, tempat pelariannya,a�? kata dia.

Sementara itu, terkait kemajuan perkara pemalsuan STNK dengan tersangka Met, Kholilur mengatakan dalam minggu ini akan melakukan tahap satu. a�?Minggu-minggu ini kita upayakan untuk pelimpahan berkas perkara ke jaksa,a�? pungkas perwira dua mawar ini.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka