Ketik disini

Metropolis

Besok, Advertising Nakal Dibabat

Bagikan

MATARAM – Habis sudah kesabaran Pemkot Mataram terhadap pemilik advertising yang melanggar aturan. Kamis besok menjadi hari yang ditentukan untuk memulai langkah pembabatan. a�?Tak ada lagi toleransi,a�? kata Kadis Pertamanan Kota Mataram H Kemal Islam, kemarin(18/10).

Tim gabungan dari sejumlah SKPD terkait sudah sangat siap bertindak. Aksi perobohan paksa bahkan tak segan dilakukan terhadap advertising yang menyalahi sejumlah aturan. Hingga kini pihaknya terus mendata ragam jenis pelanggaran yang ada.

Mengacu pada kebijakan serupa yang juga pernah dilakukan, Kemal mengatakan, hasilnya cukup positif. Penertiban yang dilakukan dua tahun lalu terbukti membuat kesadaran pengusaha advertising meningkat. “Mereka berbondong-bondong urus izinnya,a�? katanya.

Menunggak pajak, tak memperpanjang izin, hingga memasang reklame yang jelas-jelas liar sedari awal adalah sejumlah pelanggaran yang terjadi di Mataram.

Anggota DPRD Kota Mataram HM Nur Ibrahim menyatakan sikap yang berbeda dengan Pemkot Mataram. Menurutnya, daerah harus berhati-hati memperlakukan pengusaha. Salah-salah, iklim investasi yang sedang berkembang justru bisa jadi tersendat lajunya. “Saya kira persuasif dulu lah,a�? katanya.

Mendatangi langsung pengusaha yang menunggak pajak, tak memperpanjang izin, hingga jelas-jelas memasang iklan secara liar menurutnya perlu dikedepankan. Dengan cara yang lebih soft , dia meyakini hasil maksimal bisa tetap diperoleh. “Dispenda sama pertamanan harus lakukan cara itu,a�? sarannya.

Jika langkah-langakh keras seperti itu dipilih daerah, ia khawatir kenyamanan pengusaha akan terganggu. Boleh jadi dampak pada perkembangan daerah ikut terpengaruh. Terbukanya lapangan kerja, teratasinya pengangguran, berputarnya uang secara positif yang bisa meningkatkan efek jual beli, hingga pertumbuhan ekonomi diyakini menjadi hal positif yang dibawa setiap pengusaha. a�?Makanya saya dorong supaya ada langkah yang lebih bijak,a�? kilahnya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka