Ketik disini

Headline Selong

Provinsi Dorong Disdukcapil Lotim Jemput Bola

Bagikan

SELONGA�– Banyaknya warga Lombok Timur (Lotim) yang belum memiliki E-KTP menyita perhatian Dinas Sosial Kependudukan dan Catat Sipil (Disosdukcapil) Provinsi NTB. Kepala Disosdukcapil NTB, H Ahsanul Khalik meminta Pemkab Lotim melalui Disdukcapil merespon cepat ketertinggalan mereka dalam perekaman maupun kepemilikan E-KTP. Mengingat saat ini Lotim masuk lima besar daerah paling banyak belum melakukan perekaman.

“Perlu didorong Pemkab Lotim meningkatkan pelayanan E-KTP. Jemput bola ke dusun-dusun melalui mobil keliling untuk perekaman, bisa diumumkan lewat tempat tempat ibadah seperti masjid pada saat turun ke dusun-dusun,” ungkapnya kepada Lombok Post.

Kinerja Disdukcapil Lotim A�saat ini dinilai sangat lamban. Lantaran, dari jumlah wajib pemilik E-KTP, hanya sekitar 60 persen penduduk yang memiliki. “Pak Bupati Lotim itu sosok yang progresif, pasti beliau bisa menggerakkan potensi Dukcapil dan masyarakat Lotim untuk mengejar ketertinggalan peroentase jumlah masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP,” sambungnya.

Saat ini, alasan utama banyak warga yang masih belum memiliki E-KTP yakni adanya kekurangan blangko dari pusat. Namun, daerah diharapkan bisa melakukan perekaman sementara blangko didistribusikan. Sehingga, ketika nantinya sudah ada blangko yang datang, Disdukcapil di setiap daerah bisa segera mencetak E-KTP warga.

Menanggapi permintaan pemerintah Provinsi, Sekretaris Disdukcapil Lotim Azis A�menjelaskan upaya menjemput bola akan segera mereka lakukan. Rencananya mereka akan langsung ke wilayah terpencil untuk melakukan perekaman. a�?Sebenarnya kan Sabtu minggu lalu kita mau ke Pulau Maringkik. Tapi karena ada kendala teknis rencananya kita akan ke sana Sabtu depan. Kami akan melakukan perekaman warga di sana,a�? jelas Azis.

Selain itu, Azis menjelaskan pelayanan perekaman juga sudah dilakukan di Kantor Camat maupun kantor Disdukcapil Lotim. Bahkan mereka sudah mulai melakukan perekaman di sejumlah desa terpencil misalanya seperti Desa Benteng Utara, Desa Jeringo dan lainnya.

Setiap harinya, tak kurang dari 200-300 lebih permintaan pembuatan E-KTP masuk ke Disdukcapil Lotimr. Warga yang ingin membuat E-KTP datang dengan berbagai kebutuhan. Mulai untuk kepentingan perkuliahan, urusan pernikahan, hingga kepentingan ke luar daerah. Mengingat, semua aktivitas tersebut kini tidak bisa lepas dari kepemilikan E-KTP.

Untuk mengantisipasi keperluan data kependudukan, Disukcapil Lotim saat ini menggunakan surat keterangan sementara untuk menggantikan KTP. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys