Ketik disini

Praya

Desak Lapak Pantai Selong Belanak Ditertibkan

Bagikan

PRAYA – Warga Desa Selong Belanak, Praya Barat Lombok Tengah (Loteng) berunjukrasa di kantor bupati, kemarin (19/10). Mereka menuntut, Pemkab menertibkan lapak-lapak yang berdiri di bibir pantai, termasuk menindak para oknum yang menguasai lahan namun tak kunjung membangun.

a�?Kami minta, Perda RTRW Nomor 7 Tahun 2011 ditegakkan. Jangan sampai kami berbenturan dengan sesama,a�? kata salah satu tokoh pemuda Desa Selong Belanak Sayuti.

Kedatangan puluhan warga Desa Selong Belanak itu pun, diterima langsung Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri di ruang rapat utama kantor bupati. Sayuti mengatakan keberadaan lapak pedagang, sudah mengganggu keindahan pantai Selong Belanak. Jika tidak cepat ditangani, justru mengganggu kunjungan wisatawan.

A�a�?Sekali lagi, jangan sampai kami yang turun. Karena unjung-ujungnya bentrok fisik,a�? ancamnya.

A� Satu-satunya jalan, saran Sayuti Pemkab segera menyelesaikan persoalan tersebut, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Jika dibiarkan begitu saja, justru menjamur. a�?Mereka yang menempati kawasan pantai Selong Belanak itu juga, kami ditemukan mengantongi sertifikat tanah. Apakah boleh, pantai memiliki sertifikat,a�? ujarnya.

Selain itu, tambah warga juga menyorotiA� Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang dibangun Pemkab beberapa tahun sebelumnya, sudah dirobohkan. Dengan alasan investasi. a�?Apakah benar demikian,a�? kata Rondan, warga lainnya.

A� Menanggapi tuntutan warga, Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri berjanji dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan tinjauan langsung ke lokasi, dengan mengajak pejabat Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Budpar, Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN).

A�a�?Berikan kami waktu untuk mengkaji dan menindaklanjuti hal ini. Yang jelas, akan diselesaikan dengan cepat, tidak boleh ditunda-tunda,a�? kata Pathul.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka