wholesale nfl jerseys Gawat, Penderitanya Terus Bertambah

Ketik disini

Giri Menang

Gawat, Penderitanya Terus Bertambah

Bagikan

GIRI MENANG – Kasus Human Immunodeficency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) semakin memprihatinkan. Setiap tahunnya jumlah kasus yang muncul terus mengalami peningkatan.

MenurutA� Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Lobar Muhammad Djunaidi, berdasarkan data yang masuk sampai September 2016, kasus HIV/AIDS mencapai 191 kasus.

Rinciannya, HIV 98 kasus, sedangkan AIDS 93 kasus. Parahnya lagi, dari angka tersebut, 26 orang menjangkiti ibu rumah tangga (IRT). a�?Sudah menyebar di sepuluh kecamatan se Lobar,a�? terang Djunaidi di ruang kerjanya, kemarin (19/10).

Kasus HIV/AIDS terbanyak ditemukan di Kecamatan Batu Layar, menyusul Gerung dan Labuapi. Menurut pemetaan KPA Kabupaten Lobar, ada tiga lokasi yang dinyatakan berisiko tinggi. Yakni Pelabuhan Lembar, wilayah Tambang Sekotong dan Senggigi (lokasi wisata). a�?Ditambah lagi di kantong-kantong TKI dan mantan TKI,a�? katanya.

Bahkan baru-baru ini, KPA Kabupaten Lobar sudah melakukan Kegiatan Konseling dan Tes HIV (KTH/HIV) di kawasan wisata. Hasilnya, dari 260 orang yang dites, 11 dinyatakan positif HIV. a�?Ini jauh lebih tinggi. Karena tahun lalu yang positif hanya enam orang,a�? jelasnya.

Dikatakanya, meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya dipengaruhi oleh faktor minimnya anggaran pemeriksaan terhadap masyarakat, dan rendahnya kesadaran penderita HIV/AIDS untuk memeriksakan kesehatannya.

Melihat fenomena HIV/AIDS seperti gunung es di Lobar, mantan Kadishubkominfo Lobar ini mengaku pihak KPA Lobar gencar melakukan sosialisasi.

Guna menekan jumlah itu, pihaknya telah melakukan beberapa upaya, diantaranya melakukan kampanye danA� melakukan kerjasama dengan lintas sektoral.

Termasuk dengan pihak sekolah. Sosiasliasi kini lebih menyasar pelajar tingkat SMA. Karena dinilai paling rentan terjangkit. a�?Kasus HIV/AIDS yang paling menonjol, telah ditemukan adanya kasus perkawinan. Salah satu calon penganten terinveksi HIV, sehingga istri dan anaknya tertular HIV/AIDS,a�? katanya.

Untuk menyambut Hari AIDS sedunia (HAS) 1 Desember mendatang, kata Djunaidi, KPA pusat akan melibatkan TNI selaku sektor utama dibantu Kemenkes untuk meningkatkan upaya PP HIV/AIDS agar lebih intensif, menyeluruh, terpadu dan terkoordinasi. (zen/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka