Ketik disini

Headline Metropolis

Berani Tolak Pemberian, Hebat!

Bagikan

MATARAM – Mendapati adanya temuan Lombok Post terkait pungli di salah satu kelurahan di Ampenan, Pemkot Mataram bergerak cepat. Kemarin Sekda H Effendi Eko Saswito langsung memimpin sidak di dua lokasi berbeda. a�?Terima kasih laporannya, hari ini kami langsung tindak lanjuti,a�? ujarnya.

Lokasi pertama yang didatangi adalah Kantor Lurah Cakra Barat. Di sana, ia ingin mengetahui langsung bagaimana proses pelayanan publik berjalan. Sayangnya, ketika kedatangnnya, tak ada satu pun masyarakat yang sedang melakukan pengurusan ragam jenis peayanan.

Namun, Eko tampak puas. Terutama ketika ia melihat sebuah spanduk besar bertuliskan pelayanan di kelurahan tersebut bebas pungutan apa pun. Menurutnya, hal tersebut patut diapresiasi dan bisa menjadi dasar yang digunakan masyarakat untuk tak mengeluarkan sepeser pun.

“Kalau ada petugas yang minta, bisa dipertanyakan juga spanduk itu,a�? katanya.

Lurah Cakra Barat Suwira yang tampak tak siap menerima kedatangan sekda mengatakan plang itu memang sengaja dipasang di bagian depan. Tujuannya jelas mencegah adanya praktik pungli yang bisa saja dilakukan bawahannya.

“Kita mengacu UU 25/2009 terkait pelayanan publik,a�? jawabnya mantap.

Dalam aturan tersebut, memang dijabarkan terperinci, tak ada satu pun pelayanan publik di kelurahan yang dibenarkan untuk menarik biaya. Jika pun ada, hanya untuk beberapa jenis pelayanan tertentu. Itu pun harus dengan dasar yang jelas dan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.

Usai menginspeksi Cakra Barat, Sekda Eko lantas bergerak menuju Dishubkominfo Kota Mataram yang ada di Lingkar Utara. Lagi-lagi tak ada masyarakat yang menjalani pelayanan yang bisa dikorek keterangannya. Ia lantas mengumpulkan sejumlah staf yang ada di sana. Seluruhnya diberi arahan terkait larangan melakukan pungli.

a�?Saya minta semua bekerja dengan jujur dan penuh dedikasi,” ujarnya.

Dia meminta anak buahnya dengan tegas berani menolak jika ada masyarakat yang hendak memberikan uang atau barang dengan tujuan tertentu. Misalnya agar dimudahkan urusannya, atau agar tak mendapat sanksi atas pelanggaran yang dilakukan. Bahkan uang yang diberikan karena sudah dilayani dengan baik juga harus berani ditolak.

a�?Kalau memang tak ada bayaran, jangan minta-minta, kalau ada yang kasi, langsung saja ditolak,a�? pesannya.

“Jika anda berani menolak pungli, itu hebat!” tegas eko lagi.

Selain terkait pencegahan pungli, pada kesempatan itu ia juga mengingatkan pengabdian yang harus terus ditingkatkan. Hingga kini dikatakan, masih saja ada petugas yang bekerja malas-malasan dan kerap membolos.

Hal itu tak dibantah Kadis Hubkominfo Kota Mataram H Khalid yang mengakui, masih ada sejumlah pelanggaran. Namun ia mengklaim, begitu menemui hal tersebut, tindakan pembinaan langsung dilakukan.

“Ada yang habis absen terus hilang, datang lagi pas absen pulang sore,a�? ujarnya.

Perintah pembinaan juga sudah disampaikan pada seluruh kasi dan kabid untuk terus mengawasi bawahan yang ada. a�?Kalau yang diminta mengawasi tak bisa, saya yang marahi,a�? ujarnya dihadapan sekda. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys