Ketik disini

Sportivo

Pelatih dan Wasit Berlisensi Kurang

Bagikan

MATARAM – Pemegang lisensi wasit dan pelatih Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo Indonesia (TI) masih minim. Pengprov Taekwondo mencatat, dari puluhan perguruan yang ada di NTBA� baru tiga orang yang memegang lisensi pelatih.

Sementara untuk wasit baru 10 orang yang memegang lisensi. a�?Pemegang lisensi pelatih dan wasit masih jauh dari harapan,a�? kata ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) NTB L Wirahman kepada Lombok Post, kemarin (20/10).

Ia mengungkapkan, ada beberapa kendala pelatih dan wasit tidak mendapatkan lisensi. Diantaranya, pihak PB TI jarang mengadakan penataran pelatih.

a�?Setahun itu terkadang tidak penataran,a�? jelasnya.

Selain itu, dukungan anggaran pengprov TI NTB memiliki anggaran minim. Sehingga, A�pelatih yang dikirim mengikuti penataran terbatas.

a�?Sekali penataran kita kirim satu dua orang saja,a�? ungkapnya.

Sama seperti halnya dengan penataran wasit taekwondo di NTB. Pengprov TI juga terbatasan anggaran. Namun, pada 2015 lalu, pengprov TI NTB mendapatkan keuntungan. Secara kebetulan NTB menjadi pelaksana lisensi wasit taekwondo untuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

a�?Kita manfaatkan itu untuk memperkuat lisensi wasit. Mumpung gratis,a�? ungkapnya.

Pada pelaksanaan tersebut, NTB mengirim tujuh wasit. Sehingga, total wasit yang berlisensi di NTB ini ada 10 orang.

a�?Untung saja ada pelaksanaan itu. Kalau tidak, kita hanya memiliki tiga wasit berlisensi,a�? jelasnya.

Jika dibandingkan dengan daerah lain, jumlah wasit dan pelatih berlisensi NTB tertinggal jauh. Untuk itu, kedepan akan mencoba untuk mengirim tiga wasit dan pelatih untuk mengikuti penataran. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka