wholesale nfl jerseys PGRI Minta Guru SMA Diperhatikan

Ketik disini

Pendidikan

PGRI Minta Guru SMA Diperhatikan

Bagikan

MATARAM a�� Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTB meminta guru honor SMA mendapat hak yang sama seperti guru honor di kabupaten/kota. Guru honor ikut memberikan kontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan.

a�?Suka tak suka, mau tak mau guru honor juga harus ikut peralihan. Jangan sampai mereka ditelantarkan,a�? kata Ketua PGRI NTB H Ali Rahim, kemarin (20/10).

A�Ali menyebutkan, jumlah guru honor SMA jauh lebih banyak dibandingkan PNS. Dari data yang ada, tercatat sekitar 12 ribu guru honor. Sedangkan, PNS 7.094 orang. Jika ingin mutu pendidikan di NTB bisa dipertahankan, maka guru honor ini harus dialihkan juga.

a�?Jika tidak, mutu pendidikan NTB menurun. Bahkan jeblok. Kita di sini masih kekurangan guru, terutama guru produktif di SMK,a�? tegas Ali.

Pria asli Bima ini menginginkan guru honor SMA pada peralihan nanti bisa mendapat pengakuan. Ada surat keputusan (SK) dari gubernur meski tidak diangkat menjadi PNS. Dengan SK tersebut, A�guru non PNS bisa mendapat Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan A�(NUPTK). Dengan begitu, mereka bisa mendapat perhatian pemerintah pusat.

a�?Kalau ada NUPTK, guru non PNS bisa ikut PLPG. Dan bisa disertifikasi,a�? tambah Ali.

Terkait komentar A�Kadis Dikpora NTB H Muhammad Suruji yang menyatakan pemprov tidak lagi bisa mengangkat honor sesuai PP nomor 48 tahun 2005 , Ali menilai keliru. Guru honor diangkatA� daerah, bukan pusat. Pengangkatan honor sesuai kebutuhan.

a�?Tergantung daerah mau mengangkat. Tak ada yang melarang,a�? sebutnya.

Ditambahkan, pengangkatan honor harus dicarikan regulasi yang tepat. Bisa saja melalui pergub. Karena guru honor sekarang ini menjadi anak kandung dari provinsi.

a�?NTB ini masih membutuhkan guru,a�? tukasnya. (jay/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka