Ketik disini

Sumbawa

Kasus Kematian Nayla Ditingkatkan

Bagikan

SUMBAWA – Penyelidikan atas kasus kematian Nayla Rhamadani, bocah berusia dua tahun empat bulan terus dilakukan aparat Polres Sumbawa. Belum lama ini, polisi melakukan gelar perkara kasus tersebut. Hasilnya, status kasus ini ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Yusuf Tauziri membenarkan bahwa kasusnya sudah ditingkatkan ke penyidikan. Berarti diduga ada peristiwa pidana dalam kematian Nayla. Nantinya, saksi-saksi yang sudah dipanggil akan dipanggil kembali untuk dimintai keterangan. Dari saksi ini barulah bisa diketahui dan dilakukan penetapan tersangka.

”Indikasi dugaan kekerasan memang ada berdasarkan hasil visum,” ujarnya kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin (21/10).

Pria yang akrab disapa Yusta ini mengatakan sejumlah saksi mengaku melihat Nayla dianiaya beberapa hari sebelum meninggal. Hasil visum dokter juga menyebutkan adanya luka lebam di bagian dada bocah malang ini. Diduga kuat lebam itu bekas benda tumpul.

Sebelum meninggal dunia, korban sempat dilarikan ke puskesmas karena mengalami kejang-kejang dan mulutnya berbusa. Karena kondisinya kritis, korban dirujuk ke RSUD Sumbawa. Belum sempat ditangani secara intensif, Nayla menghembuskan napas terakhir.

Jenazah bocah tersebut langsung dimakamkan oleh ibu kandungnya, NL dan calon ayah tirinya, SP. Jenazah Nayla dimakamkan di wilayah Batu Gong, jauh dari Dusun Empan tempat tinggalnya. Hal ini memunculkan kecurigaan warga dan menduga kematian Nayla janggal. Terlebih orang tuanya jarang bergaul dan bersosialisasi dengan warga lain. Warga pun bereaksi dan hendak menghakimi ibu kandung korban dan kekasihnya ini. Beruntung Bhabinkamtibmas setempat sigap mengamankan keduanya dan dievakuasi ke Polres Sumbawa. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys