Ketik disini

Selong

Disbudpar NTB Pertanyakan Komitmen Pemkab Lotim

Bagikan

SELONG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB Sabtu (22/10) lalu menggelar Sosmed Camp II. Kegiatan ini merupakan ajang promosi pariwisata melibatkan komunitas dan Kelompok Sadar Wisata. Kegiatan ini digelar di Desa Tete Batu Selatan Kecamatan Sikur, Lombok Timur (Lotim). Kepala Disbudpar NTB HL Moh Faozal mengatakan ini sebaga upaya memaksimalkan potensi wisata yang ada di Lotim .

“Ini adalah cara efisien untuk mempromosikan dan menggaungkan potensi wisata,” jelasnya kepada Lombok Post.

Dalam kegiatan tersebut Disbudpar menggelar diskusi pariwisata. Dilanjutkan dengan kemah di kawasan wisata agro Tete Batu tepatnya di Orong Borok. Kemah ini diikuti 120 peserta dirangkai dengan penghijaun dan kegiatan bakti sosial bagi-bagi buku. Dalam kesempatan tersebut Faozal mengatakan, Lotim memiliki destinasi pariwisata yang sangat potensial dan lengkap. Mulai dari wisata pegunungan Rinjani A�pantai, gili, hingga wisata budaya.

A�”Tinggal dikemas saja sedikit kalau branding, sebenarnya Lotim sudah punya,” terangnya.

Namun, Faozal saat ini melihat upaya Pemkab Lotim untuk memaksimalkan potensi wisata masil belum maksimal. Itu dilihat dari bagaimana penanganan pariwisata Lotim yang belum optimal.

A�”Kuncinya adalah bagaimana kita mengemasnya. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.

A�”Kalau kita melihat dari kewenangan seharusnya itu menjadi kewenang Kabupaten. Tapi kita di Provinsi kan tidak bisa tinggal diam. Jadi mari bersama-sama,” jelasnya.

Tata kelola pariwisata Lotim saat ini dinilai perlu dibenahi. Selain itu yang tidak kalah penting yakni komitmen Pemkab Lotim. a�?Komitmen yang saya maksud ya bagaimana Pemkab Lotim bisa membuat kebijakan-kebijakan yang mendorong pariwisata,” terangnya.

Sebagai upaya mendorong pariwisata Lotim, Faozal mengatakan Pemerintah Provinsi akan membangun akses infrastruktur di sejumlah wilayah Lotim. Mulai dari jalanA� di wilayah Pantai Pink hingga branding Sembalun sebagai destinasi Halal Honeymoon.

A�”Kalau akses jalan ke Pantai Pink itu kami saat ini menunggu izin dari Kementrian Kehutanan. Karena saat ini, jalan yang akan dibangun masuk ke area Kemenrian kehutanan,” pungkasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka