Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Ekspor Perhiasan Meningkat

Bagikan

MATARAM – Ada beberapa komoditas ekspor NTB yang menonjol. Di antaranya barang tambang atau galian nonmigas, garam, belerang, kapur, termasuk perhiasan.

a�?Kita patut berbangga ternyata ekspor perhiasan atau permata dari NTB tembus US$ 0,18 juta,a�? kata Kepala Kantor BPS Perwakilan NTB Endang Tri Wahyuningsih kemarin di Kantor BPS NTB.

Ia menjelaskan, walaupun ekspor perhiasan ini belum tinggi, tetapi sudah menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Apalagi perhiasan atau permata dari NTB kini mulai mendapatkan tempat di hati pecinta perhiasan. Ini harus terus didorong dengan memberikan inovasi-inovasi dari model perhiasannya.

Selain perhiasan, ekspor garam, belerang, kapur share ekspornya sekitar US$ 0,03 juta. a�?Secara total nilai ekspor NTB bulan September 2016 sebesar US$ 142.442.639 mengalami penurunan 37,16 persen jika dibandingkan ekspor Agustus 2016 yang bernilai US$ 226.672.575,a�? ujarnya.

Ekspor pada bulan September 2016 yang terbesar ditujukan ke Philipina sebesar 48,52 persen, Jepang sebesar 27,85 persen dan Korea Selatan sebesar 23,46 persen.

Jenis barang ekspor NTB yang terbesar September 2016 adalah barang tambang/galian nonmigas senilai US$ 142.197.535 atau sekitar 99,83 persen. Perhiasan/permata senilai US$ 176.670 sekitar 0,12 persen dan A�garam,belerang dan kapur senilai US$ 27.451 sekitar 0,02 persen.

Nilai impor September 2016 bernilai US$ 8.848.266, nilai ini mengalami penurunan 35,96 persen dibanding dengan Agustus 2016 yang sebesar US$ 13.817.237. Sebagian besar impor berasal dari Thailand 43,42 persen, Singapura 22,49 persen dan Australia 18,42 persen.A� Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah gula dan kembang gula 43,42 persen, bahan bakar mineral 17,21 persen dan mesin-mesin/pesawat mekanik 16,14 persen.

a�?Bila dilihat secara nasional dominasi impor nasional dan daerah sama,a�? tandasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka