Ketik disini

Praya

Awan Cumulonimbus Ganggu Bandara Lombok

Bagikan

PRAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lombok International Airport (LIA) di Praya Lombok Tengah (Loteng) merilis, pada pukul 16.00 Wita-21.00 Wita, kemarin (23/10) cuaca tidak bersahabat mengaggu penerbangan di Pulau Lombok.

a�?Puncaknya, pada pukul 20.00 Wita,a�? kata forecaster BMKG LIA-NTB Joko Raharjo pada Lombok Post, kemarin (24/10).

Pada saat itu, terang Joko muncul awan cumulonimbus cukup tebal disertai hujan dan disertai petir. Awan tersebut dianggap berbahaya bagi penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan.

a�?Jarak pandang dari pesawat ke runway saat itu hanya 700 meter. Normalnya, 1-3 kilometer (km),a�? ujarnya.

Atas dasar itulah, lanjut Joko salah satu maskapai penerbangan dari Surabaya menuju LIA, terpaksa memutar beberapa kali, hingga kembali lagi ke Surabaya. Kondisi cuaca semacam itu pun, diakuinya langsung dikoordinasikan dengan otoritas bandara.

A�a�?Kalau kecepatan angin, normal-normal saja. Kecuali, keberadaan awan cumulonimbus. Kondisi cuaca seperti itu, biasa terjadi di musim hujan,a�? kata Joko.

Dari pengalaman sebelumnya, tambah Joko jika ditemukan awan semacam itu, biasanya para pilot tidak berani berspekulasi. a�?Kalau pun ada penundaan penerbangan, kita terapkan beberapa puluh menit saja. Begitu pula sebaliknya, tergantung cuaca,a�? sambung communication and legal section head AP LIA, I Nyoman Siang, singkat.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka