Ketik disini

Giri Menang

Awas, TKI Rawan HIV/AIDS

Bagikan

GIRI MENANG – Penyebaran kasus HIV/AIDS di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) semakin memprihatinkan. Tiap tahun jumlah kasus penyakit mematikan ini terus meningkat. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa jadi Lobar menjadi salah satu daerah darurat penderita HIV/AIDS.

Terkait dengan hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Lobar, Munawir Haris angkat bicara. Menurut politisi PAN itu, banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan kasus HIV/Aids di Lobar begitu cepat meningkat. Selain pekerja seks, TKI juga dianggap rawan. “Mereka (TKI) kelompok yang cukup besar,a�? katanya.

Kasus HIV/AIDS di kalangan TKI di Lobar memang cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan data yang dihimpun dari Komisi Perlindungan Aids (KPAK) Lobar per September 2016,A� jumlah TKI asal Lobar yang sudah terkena HIV sebanyak lima orang. Sedangkan AIDS enam orang.

Terkait hal itu, Munawir mendorong agar Pemkab Lobar segera mengambil langkah konkrit untuk melakukan pencegahan dini. Jika tidak, persoalan kasus HIV/AIDS di Lobar diprediksi semakin parah. Dia meminta Pemkab melakukan tes HIV/AIDS kepada TKI yang baru kembali dari tanah rantau.

“Penting untuk lakukan tes. Karena selain hiburan malam, penderita HIV/AIDS dari TKI juga terus meningkat setiap tahun,a�? ungkapnya.

Sementara Kepala Seketariat KPAK Lobar, H Muhammad Djunaidi mengaku rencana tes HIV/AIDS yang dilakukan kepada TKI, tengah dibahas dengan KPA Provinsi NTB. Lokasi tes rencananya akan dilakukan di Gedung Asrama Haji Embarkasi NTB.

Tidak hanya tes HIV/AIDS, kata Djunaidi nantinya calon TKI juga akan diberikan pembekalan bahaya HIV/AIDS sebelum berangkat.

“Ini masih kita koordinasi dengan KPA Provinsi. Karantina nantinya dilakukan di gedung asrama haji NTB,a�? katanya. (zen/r5)

Komentar

Komentar