Ketik disini

Politika

Dewan Desak Cabut Izin Perusahaan

Bagikan

MATARAM – Maraknya illegal logging juga mendapatkan perhatian dari DPRD NTB. Salah satunya maraknya penebangan hutan di Kabupaten Dompu.

Anggota Komisi III DPRD NTB H Nurdin mengatakan, dengan dikeluarkannya izin kepada salah satu perusahaan di Dompu dinilai telah menyebabkan buruknya kondisi hutan di daerah tersebut. Guna menghindari kerusakan lebih parah, DPRD NTB mendesak pemerintah daerah mengambil langkah tegas. Salah satunya mencabut izin perusahaan tersebut.

Nurdin mengaku sedih saat berkunjung ke kawasan hutan tersebut. Sebagian besar kondisi hutan telah gundul karena dibabat. Menurutnya, harus ada langkah segera mungkin dari pemerintah daerah untuk menyelamatkan hutan. Karena jika terus dibiarkan tidak menutup kemungkinan kondisinya kian memburuk. a�?Parah kondisinya, coba lihat ini,a�? kata Nurdin sembari menunjukkan beberapa dokumen pribadi yang tersimpan di telepon, Jumat (21/10) lalu.

Nurdin menilai, selama ini pemerintah melalui dinas terkait telah membuat kebijakan keliru. Salah satunya, dengan mengizinkan perusahaan menebang kayu tanpa pemantauan. Menurutnya, perusahaan tersebut hanya mendapatkan izin melakukan penebangan dengan luas lahan 1.400 hektar (ha). Namun kenyataannya, perusahan telah menghabiskan lahan hingga 3.000 ha. a�?Jika ini terus dibiarkan, kasihan masyarakat yang terkena dampak, pohon-pohon kita juga habis,a�? tegas politisi Partai Golkar ini.

Selain meminta pencabutan izin, ia mengaskan agar pemerintah dan penegak hukum lebih gencar turun ke lapangan. Selain memberikan perhatian lebih, juga melihat sejauh mana dampak kerusakan hutan tersebut. a�?Agar ketemu solusinya untuk mencegah kerusakan dan memulihkan kembali fungsi hutan sebagaimana mestinya,a�? pungkasnya. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka