Ketik disini

Selong

Disdukcapil Lotim Bantah Ada Pungli

Bagikan

SELONG – Dugaan adanya praktek pungutan liar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lotim sudah lama terdengar. Konon pungli tersebut kerap terjadi pada pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP maupun Akta Kelahiran.

Namun demikian, Sekretaris Dinas Disdukcapil Lotim Azis mengaku saat ini pihaknya telah berupaya menekan dan mengantisipasi agar mempersempit ruang gerak terjadinya pungli.

A�a�?Memang banyak laporan dari masyarakat. Di depan kantor Disdukcapil juga ada beberapa calo yang beroperasi. Tapi mereka membuatnya itu lewat jalur resmi,a�? kata Azis kepada wartawan.

Dijelaskannya, calo ini adalah warga yang menyediakan jasa pembuatan surat catatan kependudukan bagi warga yang tidak sempat mengurus proses pembuatan dokumen kependudukan.

A�a�?Kalau dari petugas kami tidak ada itu Pungli. Itu tidak benar,a�? tegasnya.

Bukan hanya saat ini, Disdukcapil mengklaim telah mengantisipasi adanya Pungli sejak beberapa tahun lalu. Mereka mengakui karena ada beberapa calo yang memang setiap hari beroperasi depan Kantor Disdukcapil Lotim.

A�a�?Jumlahnya sekarang sudah jauh berkurang,a�? ungkapnya.

Oleh karenanya, Azis membantah kalau ada istilah Pungli yang berlaku di Dinas Disdukcapil. Termasuk ada dugaan orang dalam yang terlibat dalam proses pembuatan catatan kependudukan.

a�?Kami sudah diultimatum oleh Bupati. Kalau ada petugas yang terlibat Pungli, maka diminta langsung dikeluarkan entah itu pegawai honor atau ASN,a�? beber Azis.

EK, salah seorang warga yang disinyalir sebagai Calo kepada Lombok Post memberikan beberapa keterangan. Awalnya, EK menjelaskan bahwa baik KTP, KK hingga akte kelahiran bisa dibuat langsung dengan mendatangi kantor Disdukcapil. Namun, ia mengatakan pembuatan dokumen tersebut bisa melalui bantaunnya. Tapi waktunya tidak bisa cepat. a�?Kalau satu hari nggak bisa mas. Tiga hari paling cepat,a�? jelasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka