Ketik disini

Bima - Dompu

Pemerintah Tidak Serius Atasi Krisis Air Bersih

Bagikan

BIMA – Kesulitan air di Kecamatan Donggo dan Soromandi belum juga teratasi. Karena itu Himpunan Mahasiswa Donggo-Soromandi (Himdos) Bima menggelar aksi demo di Kantor Bupati Bima, kemarin.

Aksi itu menuntut pemerintah daerah serius menyikapi krisis air yang melanda warga Donggo dan Soromandi. Apalagi masalah itu sudah berlangsung puluhan tahun.

A�”Pemerintah jangan pura-pura tidak tahu dengan krisis air yang dialami warga Donggo dan Soromandi,” kata koordinator aksi Adhar, kemarin.

Dia mengatakan warga Donggo dan Soromandi warga harus jalan kakiA� berkilo-kilo meter A�untuk mendapatkan air bersih. Sementara proyek SPAM (Sistem PenyediaanA� Air Minum) Ntuda Ncora belum bisa dimanfaatkan warga secara maksimal. Padahal proyek itu telah menghabiskan anggaran miliaranA� rupiah.

Proyek SPAM Ntuda Ncora untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga lima desa. Yakni, Desa O’o, Kala, Mpili, Dori Dungga Kecamatan Donggo. Dan Dusun Ndano Ndere, Desa Bajo Kecamatan Soromandi.

Pendemo lainnya Baharudin mengatakan kesulitan air di Kecamatan Donggo dan Soromandi sudah sangat parah.

”Dulu pemerintah pusat pernah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah. Tapi proyek itu gagal,” katanya.

Gagalnya proyek SPAM itu, kata Baharudin, karena pemerintah daerah tidak maksimal mengawasi pelaksanaan proyek. Tidak heran uang miliaran rupiah melayang sia-sia.

Ketua PK KNPI Kecamatan Soromandi ini menjelaskan proyek SPAMA� ituA� awalnya dikerjakan PT Jasuka Bangun Pratama. Proyek belum selesai, rekanan menghilang.

Pemerintah kembali gelontorkan anggaran Rp 1 miliar untuk menuntaskan proyek SPAM tersebut. Namun A�CV Ferdefi sebagai pelaksana juga tidak bisa menuntaskannya.

”Ini menandakan pemerintah tidak serius mengawasi pelaksanaan proyek,” sorotnya.

Setelah berorasi beberapa menit, massa aksi diterima Sekda Kabupaten Bima H Taufik HAK bersama Kadis PU Kabupaten Bima. Sekda mengatakan menerima aspirasi masyarakat Donggo-Soromandi. Ia mengatakan, masalah air di Kabupaten Bima sudah kompleks. Itu disebabkan karena beberapa faktor seperti warga masih melakukan pembabatan hutan. (dam/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka