Ketik disini

Politika

Tuan Guru Hasanain Calon Alternatif NW?

Bagikan

MATARAM – TGH Hasanain Juaini bakal maju bertarung dalam pilkada NTB 2018 melalui jalur independen. Keputusan ini dinilai akan menjadi figur alternatif bagi Nahdlatul Wathan (NW) untuk melanjutkan kepemimpinan NTB TGB HM Zainul Majdi.

a�?TGH Hasanain bisa menjadi figur alternatif bagi NW,a�? kata pengamat politik dari IAIN Mataram Agus, kemarin (24/10).

Menurutnya, TGH Hasanain adalah kader inti NW. Sehingga sangat berpeluang didukung TGB yang selaku Ketua Dewan Tanfidziah PBNW Pancor dalam melanjutkan kepemimpinan di NTB. Selain itu, TGH Hasanain saat ini memegang posisi Sekretaris Jenderal PBNW Pancor.

Agus menilai, TGB sudah pasti mengetahui kapasitas, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, modal sosial, modal politik, dan keunggulan lainnya yang dimiliki pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haramain, NW Narmada, Lombok Barat itu. Karena itu, sangat besar kemungkinan TGH Hasanain menjadi figur alternatif akan didukung TGB. a�?Sangat mungkin TGB dan NW Pancor akan mendukung TGH Hasanain sebagai kader inti,a�? ungkap mantan komisioner KPU NTB tersebut.

Di lain sisi, TGH Hasanain memiliki kapasitas akademis dan kemampuan organisasi yang baik. Kiprah dan sepak terjangnya pun sudah diakui di tingkat internasional. Misalnya, di bidang pendidikan dan lingkungan hidup. Terbukti dengan berbagai penghargaan diterima TGH Hasanain. Baik penghargaan dari dalam negeri maupun dari luar negeri. a�?Saya kira itu menjadi modal sangat berharga bagi TGH Hasanain dalam melanjutkan kepemimpinan TGB ke depan,a�? imbuhnya.

Namun akan menjadi persoalan, sambung Agus, TGH Hasanain tidak memiliki partai politik sebagai kendaraan untuk maju dalam pilkada NTB. Jika maju melalui Partai Demokrat yang dinakhodai TGB, otomatis akan menggeser kader-kader Partai Demokrat yang lain. Apalagi, mengingat Partai Demokrat memiliki banyak kader senior.

Jika Demokrat mendukung Hasanain, maka akan A�menyisihkan kader-kader senior. Sehingga ini bisa menimbulkan konflik baru dan perpecahan di internal partai.

Konflik timbul akibat kecemburuan dari kader senior di Partai Demokrat yang sudah berkeringat dan berjuang keras membesarkan partai berlambang bintang mercy tersebut di NTB. Namun kenyataannya, mereka harus tersisih dari orang baru dan tidak memberikan kontribusi bagi kebesaran Partai Demokrat di NTB. a�?Ini bakal rentan menyulut ada konflik atau perselisihan di internal Demokrat,a�? paparnya.

Demikian juga jika TGH Hasanain menggunakan jalur independen relatif sangat berat. Itu karena persyaratannya cukup rumit.

Sebelumnya, Ketua Dewan Lajnah PWNW Pancor TGH Mahally Fikri mengatakan, kader NW yang akan mencalonkan diri di pilkada NTB dan pilkada kabupaten/kota memiliki peluang dan kesempatan sama untuk didukung. Kendati begitu, NW memiliki prosedur tetap (Protap) dalam memutuskan dan menentukan arah dukungan di pilkada. Misalnya, terlebih dahulu digelar musyarawah internal. Dari hasil musyarawah tersebut akan ditetapkan kriteria calon yang akan didukung NW. Baik dari kader maupun non kader NW.

Pihaknya pun sangat mempercayai ilmu kepemiluan. Karena itu, NW akan menggandeng lembaga survei nasional yang kredibel dan terpercaya saat melakukan survei. Tujuannya, untuk mengetahui tingkat popularitas dan elaktabilitas dari figur-figur yang akan bertarung. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys