Ketik disini

Bima - Dompu

Dikes Lepas Tangan

Bagikan

KOTA BIMA a��Walaupun tramadol sudah beredar bebas di masyarakat, Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima terkesan lepas tangan. Dikes beralasan peredaran tramadol itu terjadi di luar apotek. Sementara dikes hanya bertugas mengawasai obat yang dijual resmi di apotek.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima Ahmad mengatakan tugas dikes hanya berkaitan dengan pelayanan fasilitas. Seperti pelayanan pembelian obat di apotek. Sementara pembelian obat jenis tramadol di luar apotek, bukanlah ranah dikes.

“Jika ditemukan adanya penjualan tramadol di apotek dengan bebas, akan kami tindak,” jelasnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin.

Menurut Ahmad, bagi apotek yang kedapatan menjual tramadol dengan bebas akan diberikan tindakan tegas. Misalnya dengan memberikan teguran sampai penutupan pelayanan sementara.

“Ada satu apotek yang kami tutup untuk sementara selama satu bulan karena ada kesalahan manajemen di dalamnya,” bebernya.

Terkait stok tramadol di setiap apotek, menurut Ahmad disesuaikan dengan kebutuhan. Tetapi tetap dalam batas kewajaran. Karena tramadol tergolong obat keras yang tidak dijual bebas. Sehingga kebutuhannya pun tidak begitu banyak.

Dijelaskan, tramadol merupakan obat penahan rasa nyeri. Biasanya diberikan pada pasien setelah operasi. Jumlah yang diberikan tidak banyak. Kisarannya sembilan hingga 15 biji.

“Untuk meminimalisir peredaran dan penjualan tramadol dengan bebas kami sudah melakukan razia di seluruh apotek,” pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka