Ketik disini

Praya

Dugaan Pungli SMP 2 Praya Diselidiki

Bagikan

PRAYA – Mencuatnya dugaan Pungutan Liar (Pungli) di SMP 2 Praya Lombok Tengah (Loteng), membuat Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) bergerak cepat. Mereka akan melakukan penyelidikan terhadap persoalan itu. Jika benar, maka sanksi tegas menunggu.

a�?Mohon kami diberikan waktu, untuk mencari tahu dugaan pungli ini,a�? kata Kabid Dikdas Dinas Dikpora Loteng H Sumum pada Lombok Post, kemarin (25/10).

Kasus itu sendiri mencuat, setelah adanya surat pembaca di Lombok Post edisi Senin, kemarin yang mengeluhkan dugaan pungli sebesar Rp 1 juta per siswa yang ditarik pihak sekolah. Dana itu, konon digunakan untuk kepentingan pembangunan sekolah. Penarikannya, dilakukan saat penerimaan siswa baru.

Salah satu guru, yang juga panitia penerimaan siswa baru SMP 2 Praya, Lalu Hadit Warsito membantah dugaan pungli yang dimaksud. Ia menceritakan, panitia tidak pernah menarik biaya sebesar itu. Kecuali, untuk kebutuhan seragam sekolah. Bukan pembangunan sekolah. a�?Untuk seragam siswi sebesar Rp 800 ribu per orang dan seragam siswa Rp 700 ribu per orang. Itu saja,a�? cetusnya, terpisah.

Anggaran sebesar itu, tekannya digunakan untuk menyediakan segaram olahraga, putih biru, pramuka, seragam muslim, atribut Osis dan PMR. a�?Kami kaget begitu membaca tuduhan pungli tersebut,a�? katanya.

Kendati demikian, pihaknya mempersilahkan Dinas Dikpora atau pihak terkait, untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut. Dengan tegas ia memastikan, tidak ada pungli di SMP 2 Praya. a�?Menyikapi hal itu, kami sudah menggelar rapat dengan para guru, panitia dan kepala sekolah. Intinya, sekali lagi tidak ada pungli,a�? kilahnya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka