Ketik disini

Praya

Kades Puyung Dilaporkan ke Kejaksaan

Bagikan

PRAYA – Satu lagi Kepala Desa (Kades) di Lombok Tengah (Loteng), diseret warganya ke jalur hukum. Warga melaporkan pemimpin desa Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya atas dugaan penyimpangan anggaran.

a�?Yang dilaporkan tersebut adalah, pelaksana tugas (Plt) Kades Puyung,a�? kata Kasi Intel Kejari Praya Andrie Dwi Subianto, kemarin (25/10).

Bersangkutan, kata Andrie kini menjadi kades terpilih. Jaksa pun, sudah meminta Inspektorat untuk melakukan audit. Begitu hasilnya diketahui, jaksa kemudian melakukan penelahaan dan penelitian. Jika dianggap lengkap, maka dilakukan pengumpulan data.

Masuknya laporan kasus Desa Puyung ini, lanjut Andrie menambah daftar jumlah desa di Loteng, yang sedang ditangani jaksa. Totalnya, mencapai 18 desa. 14 desa diantaranya sedang dilakukan audit investigasi oleh Inspektorat. Sisanya, empat desa tinggal menunggu telaah dan penelitian jaksa.

a�?Untuk laporan Desa Puyung, kami terima beberapa minggu lalu. Kasusnya sama dengan desa-desa lain yaitu, soal alokasi dana desa dan dana desa,a�? jelas Andrie.

Jaksa pun, tekan Andrie belum berani merilis berapa kerugian negara yang ditimbulkan. Jika nilainya kecil, jaksa akan menyerahkan kasusnya secara internal di Inspektorat Loteng. Sebaliknya, jika besar, maka siap-siap dibawa ke meja hijau. a�?Kita tunggu saja hasilnya nanti seperti apa,a�? katanya.

Ia menambahkan, dari sekian banyak kades yang diseret ke jaksa. Satu diantaranya, sudah ditetapkan sebagai tersangka, tinggal menunggu waktu pelimpahan berkas perkara saja. a�?Tahun ini, masalah desa benar-benar banyak. Belum lagi dari kepolisian,a�? keluh Andrie.

Sementara itu, Sekda HM Nursiah lagi-lagi mengingatkan, agar desa-desa dan para SKPD memanfaatkan program Tim Pengawal dan Pengaman Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D). Karena hajatnya, untuk meminimalisir pelanggaran hukum. Khususnya, menyangkut tata kelola keuangan dan laporannya. a�?Mohon ini diterapkan,a�? serunya, singkat.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka