Ketik disini

Praya

Klaim Warga Nambung Cinta Loteng

Bagikan

PRAYA – Hasil jejak pendapat yang dilakukan pemerintah Desa Montong Ajan, Praya Barat Daya Lombok Tengah (Loteng), terhadap 135 kepala keluarga (KK) di wilayah Nambung, menyebutkan mereka menolak keras bergabung dengan Lombok Barat (Lobar). Alasannya, jauh dari pusat pemerintahan desa, kecamatan, kesehatan dan pasar.

a�?Warga saya, turun temurun mencintai tanah kelahirannya Loteng. Bukan Lobar,a�? kata Kepala Desa (kades) Montong Ajan Endudd Yadi, kemarin (25/10).

Atas dasar itulah, pihaknya menyarankan kepada Pemkab Lobar, agar menghentikan segala pembangunan fasilitas, sarana dan prasarana pendukung masyarakat di wilayah Nambung. A�A�A�A�A�A�A� Dari hasil pendataan sementara, kata Endudd fasilitas yang sudah dibangun Pemkab Lobar di wilayah Nambung, baru sekolah dasar A�saja.

Sedangkan, dari sisi dokumen kependudukan, sebagian kecil warga mengantongi KTP dan kartu keluarga asal kabupaten tetangga. Dokumen itu pun, yang digunakan untuk program raskin dan bantuan sosial lainnya.

a�?Permasalahan ini, menjadi pelajaran kita semua. Khususnya, Pemkab,a�? kata Endudd.

Maksudnya, tambah Endudd Pemkab seharusnya memperhatikan juga warganya di perbatasan. Dengan cara, menggelontorkan berbagai program kerja fisik maupun non fisik, bukan sebaliknya berdiam diri saja.

Untuk itulah, pihaknya meminta Pemkab serius memperhatikan wilayah perbatasan. Khususnya, dengan Lobar. Dengan cara, membangun fasilitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan urusan kependudukan. Bukan sebaliknya, diurus kabupaten tetangga.

a�?Mohon pemerintah desa dan warga Nambung bersatu padu,a�? sambung ketua Komisi I DPRD Loteng Samsul Qomar.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka