Ketik disini

Kriminal

Polda NTB Tangkap Pelaku Email Phishing

Bagikan

MATARAMA�a�� Aksi para penjahat di dunia maya semakin beragam.A� Beberapa waktu laluA� Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB menangkap Abdul Gani atas dugaan email phishing. Pria 30 tahun ini ditangkap sesaat sebelum mengambil uang A�hasil kejahatan. Phisihing sendiri merupakan pencurian data penting seperti password email, website, PIN kartu kredit dan lainnya. Data ini kemudian digunakan pelaku untuk melancarkan aksi kejahatan dengan menggunakan identitas korban.

Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie mengatakan, penangkapan pelaku merupakan tindaklanjut dari laporan salah satu perusahaan penyedia jasa wisata (travel) di Mataram. Dalam laporannya, perusahaan tersebut mengadukan adanya kegiatan ilegal yang terjadi di website resmi perusahaan.

a�?Jadi ada penggunaan website secara ilegal, sehingga mengakibatkan kerugian bagi perusahaan,a�? kata Darsono, kemarin (25/10).

Pelaku sendiri mencuri kata kunci (A� website dan email korban dan menjual sejumlah paket perjalanan wisata melalui web tersebut. Saat paket terjual pelaku mengarahkan korban untuk mengirim pembayaran sesuai A�harga paket wisata yang dipesan.

a�? A�Korban mengira telah mentransfer ke perusahaan, padahal tidak,a�? jelas Darsono.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menangkap pelaku di salah satu ATM yang ada di Batulayar, Lombok Barat. Ketika itu, pelaku diketahui hendak mengambil uang di rekeningnyaA� dari hasil phising tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 30 Ayat 2 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pelaku pun terancam hukuman tujuh tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 700 juta.

Sementara itu, Hayatullah, kepala cabang perusahaan yang menjadi korban Abdul Gani, jumlah kerugian perusahaan akibat perbuatan pelaku diperkirakan mencapai ratusan juta. a�?Tapi belum bisa kita pastikan totalnya,a�? kata Hayatullah di Polda NTB, kemarin (25/10).(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka