Ketik disini

Giri Menang

Tak Punya Kursi Roda, Duduknya Hanya di Baskom

Bagikan

Sudah hampir tujuh tahun, Ainaya terbaring lemah di rumahnya. Ia tidak bisa beraktivitas seperti anak seusianya. Karena sebagian besar tubuhnya tidak bisa digerakkan.

***

Wajah manis Ainaya membuat siapa pun yang melihat pasti jatuh hati. Ainanya bukan bocah biasa. Pada usia yang baru memasuki enam bulan sejak kelahirannya, dia harus merasakan kesakitan. Mimpinya bisa tumbuh seperti anak-anak pada umumnya harus pupus.

Jika bocah lain seumuran Ainaya bisa berlari dan beraktivitas, dia tidak. Untungnya, Ainaya bisa berbicara sedikit walaupun apa yang ducapkan tidak terlalu jelas.

a�?Dari umur enam bulan, kakinya tidak bisa digerakkan,a�? kata Misnah, sang ibunda.

Ainaya lumpuh di kedua kakinya. Sementara anggota tubuhnya yang lain bisa bergerak. Menurut penuturan sang ibu, Ainaya lahir dengan kondisi normal. Hanya saja pertumbuhannya mulai terlihat aneh ketika masuk enam bulan. Dia sering kejang-kejang disertai tubuh yang panas. Dan kini berujung pada kelumpuhan.

Setiap hari kondisi Ainaya hanya bisa berbaring dilantai. Kedua kaki sudah tidak bisa digerakkan bagaimana pun caranya. Ketika sang ibu melakukan pekerjaan rumah, A�Ainaya akan ditaruh dalam bak besar.

a�?Dia tidak bisa duduk, terpaksa ditaruh di bak,a�? katanya.

Maklum saja, akibat keterbatasan ekonomi, bapaknya Mun yang bekerja serabutan belum mampu membeli kursi roda. Untuk perawatan jangan ditanya, ia dirawat seadanya.

Bocah yang tinggal di Dusun Tenges-enges, Desa Belaka, Kecamatan Gerung ini bukannya tidak pernah dibawa berobat. Namun kata keluarganya sudah percuma. Mereka kini hanya pasrah.

Apalagi di puskesmas yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ia hanya mendapat jatah satu kali pengobatan. Itu pun sudah tidak bisa ditangani. Karena lumpuhnya dikatakan lumpuh total.

Keinginan Misnah untuk kesembuhan anaknya sudah pupus. Harapannya kini tidak muluk-muluk. Hanya ingin melihat anaknya bermain seperti anak seusianya. Walaupun hanya dengan menggunakan kursi roda. (Muhammad Zainuddin/ Giri Menang/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka