Ketik disini

Selong

Camat Labuhan Haji Merasa Tak Dihiraukan

Bagikan

SELONGA�– Realisasi PBB di Lombok Timur (Lotim) masih jauh dari target. Per 19 Oktober lalu, realisasi baru mencapai 53,67 persen. Padahal tahun anggaran 2016 menyisakan waktu sekitar dua bulan lagi.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset (PPKA) Lotim mengungkapkan hal ini ditengarai akibat kurang maksimalnya petugas di Kecamatan A�dan Desa dalam menagih pajak. Ada lima kecamatan yang potensi PBB-nya besar masih namun belum maksimal. Salah satunya A�Kecamatan Labuhan Haji.

Menanggapi hal ini, Camat labuhan Haji, Rusno membeberkan penyebab kurang maksimalnya realisasi PBB di Kecamatan yang dipimpinnya. a�?Bagaimana mau capai target. Saya sendiri sebagai camat tidak tahu potensi PBB di Kecamatan ini berapa dan realisasinya sekarang berapa,a�? ungkapnya kepada Lombok Post saat ditemui di ruangannya kemarin (26/10).

Ia menyayangkan, empat bulan ia menjabat sebagai Camat Labuhan Haji sejumlah pihak seolah tak menghiraukannya. Salah satunya yakni dari pihak PPS Dinas PPKA yang bertugas memungut PBB di kantor Camat Labuhan Haji. a�?Saya sudah minta laporan realisasi PBB saat ini dan jumlah potensi yang ada. Tapi sampai sekarang saya tidak terima laporan itu. Bagaimana bisa saya gerakkan kades dan kadus untuk menagih PBB ini,a�? sesalnya.

Diceritakannya, kondisi di Kecamatan Labuhan Haji saat ini berbeda dengan di Kecamatan Sukamulia tempat ia bertugas sebelumnya. Dimana setiap bulan ia selalu mendapat realisasi PBB. Sayangnya, untuk koordinasi dengan petugas PPS di Kecamatan Labuhan Haji saat ini masih lemah.

A�a�?Dulu enak saya koordinasi bagaimana merealisasikan PBB dengan pejabat PPKA yang menangani pajak sebelumnya. Sekarang kondisinya ya seperti ini sudah, realisasi PBB di Kecamatan sendiri saya saja tidak tahu,a�? ucapnya.

Petugas PPS dikatakannya berasal dari Dinas PPKA Lotim. Dimana petugas tersebut hanya menumpang di Kantor Camat sebagai tempat untuk pembayaran PBB.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas PPKA Lotim, Iswan Rahmadi menjelaskan bahwa untuk mengerjar target realisasi PBB tahun ini, Dinas PPKA talah menyiapkan Operasi Kejar (Opjar). Dimana petugas PPKA berkoordinasi dengan juru pangut di Dusun maupun Desa hingga kecamatan untuk turun memungut PBB dari pintu ke pintu. a�?Itu sudah mulai berlangsung dan akan terus kita tingkatkan. Agar realisasi PBB tahun ini bisa menmgalami peningkatan,a�? kata dia.

Target PBB tahun ini dari Pemkab Lotim sebesar Rp 12,85 miliar. Realisasi baru mencapai Rp 6,48 miliar atau sekitar 53,67 persen. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka