Ketik disini

Headline Tanjung

Ingat, Jangan Disalahgunakan!

Bagikan

TANJUNG – Sebanyak 12 Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) di tiga desa mendapatkan bantuan stimulan Program Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT). Tiga desa itu yakni, Tanjung, Jenggala, dan Desa Gondang. Bantuan yang berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

a�?Dengan bantuan ini, masyarakat pesisir diharapkan mampu mengatasi kendala dan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di kawasan pesisir,a�? harap Kepala DPPKKP Lombok Utara Hermanto, kemarin (26/10).

Ditambahkan, tujuan utama program ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain itu dalam rangka kesiapan terhadap bencana dan perubahan iklim.

Hermanto mengungkapkan PKPT merupakan wujud intervensi Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain itu, bantuan ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat pesisir dalam memecahkan masalah secara mandiri. a�?Yang tidak kalah penting juga mendorong masyarakat menjadi agen perubahan,” tegasnya.

Lombok Utara menjadi salah satu dari 25 kabupaten/kota dan satu-satunya daerah di NTB yang dipilih Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ketiga desa yang dipilih mendapat bantuan karena termasuk daerah rawan bencana, memiliki potensi hasil laut yang besar. a�?Fokus PKPT sendiri adalah bina manusia, bina usaha, bina sumber daya, bina siaga bencana, dan bina kelembagaan,a�? ungkapnya.

Bantuan stimulan PKPT ini dibagikan bagi 12 KMP dengan jumlah total bantuan Rp 878 juta. Untuk Desa Tanjung bantuan diberikan ke KMP Pohlasar Langowan senilai Rp 65 juta dengan fokus kegiatan bina usaha. KMP Pokdarwis Bangsal Indah Rp 63 juta lebih juga untuk kegiatan bina usaha. KMP Al Muttaqien Rp 94 juta lebih untuk kegiatan bina lingkungan dan infrastruktur.

Untuk Desa Jenggala bantuan disalurkan kepada KMP Pokdakan Sumber Laut Rp 40 juta lebih dan KMP Pohlahsar Gurita Rp 55 juta untuk kegiatan bina usaha, KMP Pokdarwis Kembang Segare Rp 61 juta untuk kegiatan bina usaha dan bina lingkungan.

Selanjutnya KMP Pawan Rinjani Rp 94 juta untuk kegiatan bina sumber daya, KMP Pokdarwis Sahabat Dusun Rp 74 juta lebih untuk kegiatan bina usaha, bina lingkungan, dan bina infrastruktur.

Sedangkan untuk Desa Gondang bantuan diberikan kepada KMP Pohlasar Teripang Rp 117 juta lebih, KMP Pokdarwis Kristal Utara Rp 100 juta lebih,, KMP Pokdarwis Ketapang Lestari Rp 64 juta lebih, dan KMP Pokdakan Wahana Lestari Rp 46 juta. Semuanya untuk kegiatan bina usaha.

Sementara itu, Kepala Seksi Adaptasi Dampak Perubahan Iklim Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Fegi Nurhabni mengatakan, PKPT ini dilaksanakan untuk mengurangi kesulitan masyarakat saat terjadi bencana dan perubahan iklim. a�?PKPT dirancang sebagai stimulan agar secara perlahan masyarakat pesisir mampu bertahan secara mandiri,a�? ungkapnya.

Ditambahkan, bantuan PKPT ini didasari pada dua aspek yakni sinergitas dan inovasi. Dalam hal inovasi, pemerintah daerah harus jeli melihat kebutuhan masyarakat pesisir dan mengkomparasikan dengan program lain yang ada dalam kebijakan daerah.

Sedangkan sinergitas diperlukan sejak awal dilaksanakan PKPT. Karena PKPT tidak bisa mengatasi semua masalah yang terjadi di masyarakat pesisir. a�?Kita tetap butuh bantuan dan dukungan dari pihak lain karena bantuan ini sifatnya stimulan,a�? paparnya.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat pesisir. a�?Bantuan ini harus digunakan sesuai fungsinya dan dipelihara jangan hanya dibiarkan saja,a�? katanya.

Ditambahkan, pemerintah berkeinginan adanya peningkatan kesejahteraan nelayan Lombok Utara. Najmul mengklaim saat ini pihaknya sudah mengajukan bantuan kapal penangkap ikan ke pusat. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka