Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Pembiayaan Syariah Perlu Sosialisasi

Bagikan

MATARAM – Pembiayaan syariah di NTB masih terbilang rendah. Untuk itu perusahaan pembiayaan syariah harus melakukan sosialisasi berkelanjutan.

a�?Kita harapkan dengan sosialisasi berkelanjutan, pembiayaan syariah bisa makin luas,a�? kata Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) wilayah NTB Aris Soeryanto pada Lombok Post.

Di NTB sejauh ini baru ada tiga perusahaan yang menggarap pasar pembiayaan syariah. Yaitu ALIF, Adira Finance dan FIF. a�?Kalau yang murni semua pembiayaannya syariah baru ALIF, sedangkan yang lain masih setengah konvensional dan setengah syariah,a�? ujarnya.

Dia menilai pangsa pasar pembiayaan syariah sebenarnya masih sangat terbuka. Sayangnya di NTB hanya ALIF yang murni menawarkan pembiayaan syariah 100 persen.

Belum banyaknya perusahaan pembiayaan syariah yang masuk dinilainya akibat pola pikir masyarakat yang masih berpatok pada nilai angsuran saat memilih pembiayaan. Tidak banyak masyarakat yang menjadikan prinsip syariah atau konvensional sebagai patokan.

a�?Inilah yang harus dirubah melalui sosialisasi berkelanjutan,a�? terangnya.

Menurutnya merubah pola pikir ini menjadi pekerjaan rumah perusahaan pembiayaan syariah. Sehingga pembiayaan syariah bisa semakin dipahami masyarakat.

a�?Sosialisasi ini terus diupayakan untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan syariah di NTB,a�? tuturnya.

Sementara itu Ketua OJK NTB Yusri mengatakan, sosialisasi pembiayaan syariah harus dilakukan oleh semua pihak, termasuk oleh asosiasi pembiayaan. Ini untuk mendorong kinerja pembiayaan syariah bisa makin dilirik. (nur/r3)

Komentar

Komentar