Ketik disini

Bima - Dompu

Demo Mahasiswa STKIP Bima Nyaris Ricuh

Bagikan

KOTA BIMA – Puluhan mahasiswa STKIP Bima menggelar aksi demonstrasi depan kantor Wali Kota Bima, kemarin. Aksi demonstrasi memperingati Hari Sumpah Pemuda itu nyaris ricuh. Massa aksi berusaha menerobos masuk ke halaman kantor Wali Kota Bima.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), aksi tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 Wita. Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP Bima Adhar bertindak sebagai koordinator lapangan aksi tersebut.

Aksi demonstrasi mahasiswa kampus kuning itu nyaris ricuh. Massa aksi nyaris terlibat bentrok dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang berjaga di gerbang keluar kantor Wali Kota Bima. Lantaran tidak adanya Wali Kota Bima atau pejabat lain yang menemui massa aksi.

Dalam orasinya, korlap aksi meminta Pemerintah Kota Bima transparan terhadap penggunaan anggaran pendidikan 20 persen dari pemerintah provinsi. Dikhawatirkan penggunaan anggaran tersebut dipolitisasi.

Adhar juga meminta Pemerintah Kota Bima dan Kabupaten Bima memperhatikan semua perguruan tinggi yang ada di Bima. Serta membangun lapangan kerja lokal untuk mengurangi angka pengangguran.

“Tolong dijelaskan kepada kami, anggaran 20 persen itu dimanfaatkan untuk apa saja,” teriaknya.

Menanggapi pernyataan demonstran, Asisten I Kota Bima M Farid akan memanggil pihak Dikpora Kota Bima untuk melakukan klarifikasi terkait anggaran 20 persen tersebut.

Sementara terkait tuntutan massa aksi yang lainnya, akan ia laporkan ke Wali Kota Bima. Ia bukanlah pemegang kebijakan, sehingga tidak berani memberikan keputusan atas tuntutan massa aksi.

“Besok Dikpora akan kami panggil. Ini akan saya laporkan ke wali kota,” pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka