Ketik disini

Bima - Dompu

Mahasiswa Tahan Kendaraan Dinas

Bagikan

KOTA BIMA – Aksi demonstrasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bima kemarin berlangsung tegang. Demonstran sempat menahan kendaraan dinas (Randis) yang kebetulan melintas depan Dinas Pekerjaan Umum PU Kota Bima.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), massa aksi mengawali aksi demonstrasi depan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bima. Sekitar pukul 09.00 Wita, 10 menit setelah massa aksi melakukan orasi, tiba-tiba satu unit mobil dinas melintas. Mereka langsung mencegat mobil itu. Aksi tersebut nyaris membuat ricuh.

Aksi demonstrasi tersebut dilanjutkan depan kantor Wali Kota Bima. Di lokasi tersebut, demonstran mempertunjukkan teatrikal penindasan yang diduga dilakukan pemerintah saat ini. Aksi unjuk rasa anggota LMND tersebut dijaga ketat anggota Polres Bima Kota.

Koordinator lapangan (Korlap) Badriawan dalam orasinya meminta pemerintah untuk segera melakukan pelebaran dan pengaspalan jalan lintas Tendean Kelurahan Mande. Memperbaiki parit yang ada di jalan Gatot Subroto dan Tendean.

“Tuntaskas perbaikan jembatan di Kelurahan Sadia dan Mande,” teriaknya.

Menanggapi tuntutan massa aksi, perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bima menjelaskan, Jalan Gatot Subroto merupakan jalan provinsi. Sehingga untuk biaya perbaikan dan pemeliharaannya, ditanggung pemerintah provinsi.

Sementara untuk pelebaran jalan dan pembuatan parit di jalan lintas Tendean, akan dibahas lebih lanjut. Bahkan masyarakat diminta untuk mengajukan program tersebut saat dilakukan musrenbang tingkat kelurahan. Kemudian dilanjutkan ke tingkat kecamatan dan tingkat kota.

“Setelah dibahas dalam musrenbang, nanti akan dibahas oleh dewan. Kalau disetujui akan langsung dikerjakan,” ujar beberapa perwakilan dinas PU. (yet/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka