Ketik disini

Sumbawa

Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Bagikan

SUMBAWA – Selasa (25/10) aparat kepolisian melakukan otopsi terhadap jenazah Supri Haryanto, 51 tahun. Otopsi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian pegawai Kementerian PU itu setahun yang lalu.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Yusuf Tauziri mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil otopsi tersebut. Apabila hasilnya sudah ada, barulah dijadikan dasar untuk melakukan penyidikan. ”Kalau sudah ada hasil otopsi dari dokter itu jadi satu alat bukti,” ujarnya kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin.

A�Pria yang akrab disapa Yusta ini mengatakan, setelah ada hasil otopsi barulah bisa diketahui penyebab pasti kematian Supri Haryanto. Karena sesuai ketentuan, dalam kematian tidak wajar untuk membuktikannya harus melalui otopsi, bukan dengan visum. Sebab visum hanya untuk pemeriksaan luar saja.

Yusta belum bisa memastikan berapa lama hasil otopsi ini keluar. Sebab hal itu merupakan teknis dari kedokteran forensik.

A�Seperti diberitakan, apparat kepolisian melakukan otopsi terhadap jenazah korban Supri haryanto pada Selasa (25/10) lalu. Otopsi dilakukan di kuburan korban di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Brang Biji. Otopsi ini dilakukan oleh Tim Polda NTB, didampingi tim dari Satuan Reskrim Polres Sumbawa.

A�Supri Haryanto, PNS dari Kementerian PU yang tinggal di Kelurahan Lempeh ditemukan tewas mengenaskan pada 7 Oktober 2015 lalu. Jasadnya ditemukan dalam kondisi terbakar di KM 56 pinggir jalan raya Sumbawa-Lunyuk. Sebelumnya, korban dikabarkan hilang tiga hari sebelumnya. Korban tidak pulang ke rumah setelah bertugas mengawasi pengerjaan jalan di Kecamatan Lunyuk. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka