Ketik disini

Giri Menang Headline

Ada Balon Tunggal di Dasan Geria

Bagikan

GIRI MENANGA�– Persiapan menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak sejauh ini terus dilakukan Pemkab Lobar. Seiring persiapan oleh panitia desa, beberapa persoalan mencuat ke permukaan .

Adanya calon tunggal yang diprediksi sebelumnya, ternyata benar terjadi. Begitu juga di sejumlah desa, jumlah bakal calon (balon) melebihi batas maksimal dari ketetapan undang-undang.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan PemerintahanA� Desa (BPMPD) Lobar HL Surapati yang dikonfirmasi menegaskan, pilkades serentak tahun ini tidak boleh ada balon tunggal, serta maksimal ada lima balon.

a�?Sesuai undang-undang, tak boleh ada balon tunggal,a�? tegas Surapati didampingi Kasubid Tata Pemerintahan Desa Suhamdi di ruangan kerjanya, kemarin (28/10).

Kendati demakian, Surapati mengakui, sejauh ini laporan yang masuk ke BPMPD, ada satu desa muncul balon tunggal. Yakni di Desa Dasan Geria Kecamatan Lingsar.

Sedangkan tiga desa lainnya, jumlah calon melebihi kuota yang ditetapkan. Di antaranya, Labuan Tereng, terdapat sembilan balon, Buwun Mas enam balon, dan Sekotong Timur tujuh balon. Sedangkan desa yang sudah mulai penetapan calon, Desa Jatisela, Mekar Sari, Batu Layar, Meninting, dan Kekait.

Surapati menjelaskan, sesuai dengan Permendagri Nomor 112 tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, disebutkan, bila balon yang mendaftar hanya satu saja, maka panitia pilkades harus memperpanjang waktu pendaftaran selama 20 hari.

Sedangkan untuk balon lebih dari lima, sesuai dengan perbup dan perda pilkades serentak, maka para panitia desa harus melakukan skoring.

a�?Perpanjangan waktu dan skoring ini sedang kami lakukan,a�? ungkapnya.

Jika dalam perpanjangan waktu selama 20 hari masih belum juga ada tambahan balon di Desa Dusun Geria. Kata Surapati, maka pelaksanaanA�Pilkades akan ditunda.

a�?Sesuai mekanisme, bupati berhak mengangkat pejabat sementara,a�? jelasnya.

Sebagai persiapan pilkaedes serentak November mendatang, Pemkab Lobar sudah mengalokasikan dana bantuan khusus pilkades sebesar Rp 700 juta. A�Anggaran tersebut sudah di transfer ke masing-masing rekening 18 desa peserta.

Kasubid Tata Pemerintahan Desa Suhamdi menjelaskan, anggaran bantuan khusus pilkades masing -masing desa bervariasi. Tergantung jumlah dusun dan jumlah TPS.

a�?Anggaran per desa beda tergantung jumlah TPS,a�? kata dia.

Terkait calon tunggal di Desa Dasan Geria, diakui Suhamdi pihaknya sudah meminta panitia desa setempat lebih pro aktif menjemput bola. Menurutnya, bagaimanapun calon tidak boleh kurang dari dua orang. Sebab, terpaksa pelaksanaan pilkades di desa setempat bisa diundur dua tahun lagi.

a�? Opsi pemecahan masalah ini masih dalam pembahasan. Kita sudah minta panitia desa lebih pro aktif lagi,a�? ungkapnya.A� (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka