Ketik disini

Metropolis

Disosdukcapil Pesimis Capai 100 Persen

Bagikan

MATARAMA�– Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Disosdukcapil) NTB pesimis bisa mencapai 100 persen perekaman hingga akhir tahun 2016. Sebab dengan banyaknya kendala peralatan dan kondisi wilayah yang cukup luas, maka akan sulit mencapai target tersebut. a�?Maksimal kita perekaman 95 persenlah,a�? kata Kepala Disosdukcapil NTB H Ahsanul Khalik, kemarin (28/10).

Data perekaman hingga September menunjukkan, dari 3.828.343 warga wajib memiliki KTP, yang sudah melakukan perekaman sebanyak 3.008.371 orang atau 78,58 persen. Sisanya 21,42 persen atau sekitar 644.393 orang belum perekaman. Sementara jumlah e-KTP yang sudah dicetak baru 2.910.646 kartu atau 76,03 persen.

Khalik mengatakan, salah satu kendala pembuatan e-KTP adalah langkanya blanko di masing-masing kabupaten/kota. Hal ini disebabkan, tersendatnya pembuatan blanko oleh kontraktor yang memenangkan tender. Persoalan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah pusat.

a�?Sehingga baru sedikit-sedikit yang bisa direalisasikan,a�? jelasnya.

Daerah yang paling rendah persentase perekaman adalah Kabupaten Lombok Timur denganA�A�A�A�A�A� 67,95 persen atau 629.104 dari 925.867 wajib KTP. Disusul KabupatenA� Sumbawa dengan 67,12 persen atau 270.155 dari 402.499 wajib KTP.

Khalik berharap, pemerintah kebupaten/kota aktif untuk mengajak warga melakukan perekaman dan menghilangkan semua hambatan. Misalnya, praktik-praktik pungutan liar dari tingkat desa hingga kabupaten. Untuk mengurangi pungutan liar ini, Disosdukcapil sendiri sudah membentuk satgas sendiri untuk mengawasi pungutan liar di lapangan. a�?Segala macam layanan administrasi kependudukan tidak boleh ada pembayaran, sebab ini adalah hak-hak sipil yang harus dibayar oleh negara,a�? tegasnya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka