Ketik disini

Bima - Dompu

Polisi Tidak Akan Bawa Senjata

Bagikan

DOMPU – Kapolda NTB Brigjen Umar Septono memastikan seluruh anggota kepolisian yang akan mengamankan unjuk rasa 4 November tidak akan memegang senjata. Dalam aksi serentak yang menuntutA� agar Ahok diadili itu, kepolisia mengawal dengan cara persuasif.

“Pengamanan unjuk rasa itu tanpa senjata, karena saudara kita yang menyampaikan aspirasi, sepanjang menyampaikannya baik. Kalau merusak terpaksa dilakukan tindakan tegas. Tindakan tegas tidak harus menembak, bisa saja ditangkap,” terang Kapolda NTB Brigjen Umar Septono di halaman Pendopo Bupati Dompu, kemarin.

Dalam kunjungan kerjanya di Dompu dalam rangka koordinasi terkait demo 4 November, kapolda meminta semua jajaran polres mengawal aksi unjuk rasa di tiap daerah dengan cara persuasif. Kapolda memerintahkan tidak boleh A�ada kekerasan.

“Salah satu tujuan kunjungan ini untuk memberikan informasi kalau ada demo agar diamankan dengan persuasif tanpa kekerasan,” terang Umar.

Sebaliknya, menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak warga negara dan dilindungi oleh undang – undang. Meski demikian kapolda meminta kepada demonstran agar menjaga kamtibmas.

“Kalau memang ada rencana unjuk rasa silakan, karena memang itu dilindungi oleh undang-undang.Tetapi tolong jaga ketertiban dan jangan bersikap anarkis,” pinta kapolda.

Diakuinya kondisi NTB secara umum saat ini masih tetap kondusif. Namun dia tetap menginstruksikan kepada semua jajaranya untuk tetap waspada akan adanya provokasi – provokasi yang memanfaatkan situasi dan kondisi.

“InsyaAllah NTB sampai sekarang kondusif.Tapi kita semua perlu waspada,”pungkasnya. (Cr-Pur/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka