Ketik disini

Giri Menang

Masyarakat Harus Ikut Mengawal

Bagikan

GIRI MENANGA�– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali mengagendakan paripurna tata tertib pemilihan wakil bupati (Pilwabup) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jumat mendatang. Agar tidak gagal lagi, masyarakat diminta turun mengawal langsung proses paripurna tersebut.

Ketua Kaukus Lombok Barat Bangkit, Nurzaini menyatakan, sudah ada indikasi sejumlah fraksi akan absen lagi di paripurna tersebut. a�?Masyarakat harus bergerak,a�? tegasnya, kemarin (1/11).

Nurzaini mengakui, dua Raperda tersebut sama-sama penting. Namun yang menjadi persoalan, kata dia ada indikasi paripurna OPD akan lebih diprioritaskan ketimbang Raperda Tatib Pilwabup di paripurna mendatang.

Tentu hal tersebut sudah di luar yang ditetapkan oleh undang-undang. Bagaimana pun, menurut Nurzaini, posisi wabup sangat strategis. Apalagi jika melihat kondisi Lobar yang wilayah dan jumlah penduduknya cukup besar.

“Efektivitas roda pemerintahan dan pembangunan kurang maksimal tanpa kehadiran wabup. Itu kenapa tatib Pilwabup juga penting,a�? katanya.

Selain itu, Nurzaini mengatakan masyarakat juga ingin menagih komitmen dari Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun yang sebelumnya menyatakan, Raperda OPD dan Tatib akan dilaksanakan satu paket.

Dia berharap, nantinya anggota dewan tidak lagi beralasan tidak ikut paripurna karena hak politik. Kata Nurzaini, masyarakat saat ini sudah lelah dengan sikap anggota dewan yang terus-menerus tidak korum saat paripurna.

Soal anggapan jika Raperda OPD terlambat disahkan akan menghambat pembangunan di Lobar, Nurzaini menjelaskan, Bupati masih bisa menggunakan hak diskresi melalui Perbup guna mengesahkan OPD. “Dan itu sudah tertuang dalam undang-undang,a�? katanya.

Terpisah, Ketua Fraksi Nasdem, Khatib Qazwaini mengatakan, berjalan tidaknya Paripurna Tatib dan OPD, semua tergantung anggota dewan. Karena gagal tidaknya paripurna tersebut nantinya tergantung jumlah anggota dewan yang datang.

Korumnya anggota dewan tidak bisa dipaksakan. Murni hak politik masing-masing anggota. “Itu hak politik, bukan dimainkan,a�? imbuhnya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys