Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Modal Rp 200 Juta, Berniat Rintis EO

Bagikan

Jenis usaha satu ini patut dicoba. Meski membutuhkan modal yang tidak sedikit. Inilah bisnis tenda yang tidak akan pernah mati.

***

Namanya Mastur, seorang Branch Manager Bank CIMB Niaga Syari’ah Cabang Mataram. Meski memegang posisi penting, tapi dia tetap membangun bisnis sendiri. Dia tidak sekadar mengejar keuntungan pribadi. Jauh dari itu, dia berniat untuk berbagi. Ya, terutama untuk memajukan lembaga pendidikan yang dirintisnya dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai seorang bankir, tentu dia sangat memahami kondisi perekonomian suatu daerah. Lagipula, dia beberapa kali bertugas di luar NTB baik di Surabaya maupun Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, NTB merupakan salah satu provinsi yang perekonomiannya terus berkembang. Bahkan mampu bertahan di era krisis ekonomi.

“Sebagai tuan rumah, mengapa kita tidak memanfaatkan kondisi ini,” ujar Mastur kepada wartawan di ruang kerjanya kemarin.

Perkembangan ekonomi suatu daerah, dapat dilihat dari jumlah penerbangan yang masuk ke daerah tersebut. Dia mencontohkan perekonomian NTB termasuk meningkat, tak heran jumlah penerbangan begitu padat. Terhitung sejak pagi hingga malam hari Bandara Internasional Lombok (BIL) tetap ramai.

Melihat kondisi itulah dia memutuskan terjun ke dunia bisnis. Salah satunya dengan membuka usaha penyewaan tenda. Tenda Afni namanya.

Mengapa tenda, tentu dia membidik pasar perorangan baik yang menggelar hajatan pernikahan, sunatan, atau acara lainnya. Terlebih, persaingan bisnis penyewaan tenda di Mataram tidak terlalu tinggi.

Bermodalkan Rp200 juta, dia mulai membeli 25 unit tenda berbagai ukuran. Tenda-tenda tersebut disimpan sedemikian rupa untuk menjaga kualitasnya. Dia merekrut tiga pekerja yang bertugas memasang tenda. Selanjutnya dia mulai mempromosikan usahanya itu baik dari jejaringnya, maupun di media sosial.

“Karena ini merupakan bisnis bergerak dalam bidang jasa, tentu kepuasan pelanggan yang harus kita utamakan,” ujarnya.

Mastur membeli mobil pikap untuk memperlancar usahanya. Itu untuk melayani konsumen yang berada di lokasi yang jauh. Saat ini, dia memiliki empat jenis tenda masing-masing berukuran 4X6, 5X5, 4X5, dan 3X5.

Tenda tersebut terbagi dalam dua katagori, yakni VIP dan biasa. Untuk tenda VIP yang berbahan lengkap, dia mematok harga Rp.200.000 per tenda. Sedangkan untuk tenda biasa kisaran harga Rp125.000 pertenda sesuai ukuran. Untuk ukuran 4X6 dapat menampung 50 orang dan ukuran terkecil menampung 35 orang.

Mastur menilai, menjalankan bisnis tidak sekadar mencari untung. Dia sedang membangun Taman Pendidikan Alquran (TPA). Maka itu dia menanamkan prinsip bahwa dengan menyewa tenda Afni berarti ikut beramal.

Ke depannya, Mastur ingin mengembangkan usahanya. Tidak sekadar menyewakan tenda, tapi terus berkembang hingga akhirnya menjadi Event Organizer (EO). Hanya saja, butuh waktu untuk membangun usaha tersebut.

“Pelan-pelan saja dulu, namanya juga baru mengawali. Tapi nanti arahnya pasti ke sana,” tegasnya. (Edy Gustan/Lombok Post/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys