Ketik disini

Headline Kriminal

Oknum Polisi Jualan Sabu

Bagikan

PRAYA – Bripka WD (inisial-red) anggota Polres Lombok Tengah (Loteng), terpaksa berurusan dengan hukum. Personel Satuan Sabhara itu ditangkap oleh Ditnarkoba Polda NTB karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu. Ia diringkus di kediamannya di jalan Mahoni Lingkungan Perumnas Tampar-Ampar Jontlak Praya, kemarin malam (1/11).

a�?Memang kami sudah lama mengincar yang bersangkutan,a�? tekan Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono, kemarin (2/11) usai melaksanakan salat zuhur di Musala Polres Loteng.

Yang bersangkutan, kata Kapolda kini sedang diproses di Polda NTB, guna melakukan pengembangan, apakah ada keterlibatan anggota lainnya atau tidak. Termasuk, mencari tahu, apakah bersangkutan murni sebagai pengedar atau hanya pengguna.

a�?Kita tunggu saja hasilnya,a�? katanya, didampingi Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK dan Wakapolres Loteng Kompol Lalu Salehuddin.

Umar memastikan, tidak akan memberikan toleransi kepada siapa pun anggotanya yang terlibat narkoba. Termasuk, Bribka WD. Apalagi, yang bersangkutan sejak lama diawasi gerak-geriknya, karena diduga melakukan perbuatan yang menyimpang.

a�?Hukum tetap kita tegakkan,a�? katanya.

Dari informasi yang diserap Lombok Post, Bribka WD itu sendiri diciduk dikediamannya, saat bersama dua terduga kurirnya berinisial HR dan RT warga Kelurahan Jontlak. Termasuk, istri Bribka WD berinisial YN ikut digelandang ke Polda, guna pemeriksaan lebih lanjut.

Ditangan mereka, Polda NTB menemukan barang bukti berupa, enam poket sabu ukuran besar dan lima poket ukuran kecil dan enam butir pil inex.

Tidak itu saja, Polda NTB juga menyita uang tunai yang disembunyikan di lantai rumah bersangkutan sebesar Rp 7 juta, di dalam tas Rp 5 juta dan di dalam koper Rp 86 juta. A�A�A� a�?Yang bersangkutan memang benar anggota kami. Dia (Bribka WD) adalah salah satu anggota Sabhara,a�? sambung Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK, singkat.

Senada dikatakan Wakapolres Loteng Kompol Lalu Salehuddin. Dikatakannya, Bribka WD memang memiliki catatan hitam sejak lama. Hanya saja, kepolisian belum memiliki barang bukti yang kuat, untuk meringkusnya ke jeruji besi. a�?Sebelumnya, kita pernah menjatuhi hukuman indisipliner,a�? katanya.

Hukuman itu diberikan, terang Salehuddin karena bersangkutan jarang berdinas dan diduga mengedarkan narkoba. Lagi-lagi, Polres tidak bisa berbuat banyak, karena minim barang bukti. Namun, kali ini lain ceritanya. Sehingga, Polres akan memberikan hukuman berat kepada Bribka WD. a�?Insya Allah, pemecatan menunggu,a�? ancamnya.

Jauh-jauh hari, pihaknya mengaku sudah mengingatkan kepada seluruh jajaran Polres, hingga Polsek agar menjauhi yang namanya narkoba. Salah satu upayanya, yaitu dengan melaksanakan tes urine secara rutin. a�?Diluar jadwal dan tanpa pemberitahuan, kami gelar tes urine,a�? katanya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka