Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Penenun Didorong Naik Kelas

Bagikan

MATARAM – Para penenun di Lombok didorong untuk bisa naik kelas. Baik dari sisi produksi, kualitas barang, dan pasar yang lebih luas. Upaya ini didukung melalui program Maybank Woman Eco Weaver yang diluncurkan Maybank Foundation kemarin di LPMP Mataram.

a�?Pemberdayaan wanita menjadi salah satu pilar utama kami dalam menjalankan fungsi CSR,a�? kata Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria.

Program ini bertujuan memberdayakan perajin tenun perempuan sehingga bisa menggerakkan ekonomi. Program pemberdayaan perempuan ini diinisiasi sejak tahun 2015. Bekerja sama dengan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK) yang kegiatannya dipusatkan di empat area, seperti Lombok Timur, Lombok Tengah, Sawah Lunto, Tanah Datar. Keempat area ini berada di NTB dan Sumatera Barat.

a�?Kebanyakan wanita menjadi tulang punggung ekonomi, termasuk penenun,a�?tambahnya.

Program ini memberikan micro financing modal awal dalam menyelenggarakan pelatihan secara berkala kepada 400 perajin tenun perempuan di area tersebut dalam waktu tiga tahun. Sejauh ini sudah 85 perajin se-Indonesia yang terpilih mengikuti program ini.

a�?Sasaran kami ke Lombok, karena Lombok merupakan salah satu sentra tenun utama untuk wilayah Indonesia bagian timur,a�? jelasnya.

CEO Maybank Foundation Shahril Azuar Jimin mengatakan, program ini dalam rangka menaikan standar komunitas wanita dalam pengembangan tenun. Sehingga produk para penenun ini bisa merambah pasar yang lebih luas. Untuk itu, peningkatan kualitas terus diupayakan. Salah satunya dengan menggandeng desainer Merdi Sihombing.

a�?Dalam program pembinaan ini digelar pula pelatihan pengetahuan teknik tenun,a�? tandasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

 wholesale jerseys