Ketik disini

Sumbawa

Tim Voli Sumbawa Diusir dari Hotel

Bagikan

SUMBAWA – Dua tim bola voli Kabupaten Sumbawa kecewa berat dengan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Voli yang diselenggarakan di Kabupaten Dompu. Semua fasilitas yang dijanjikan panitia hingga dua hari pelaksanaan pertandingan tidak ditepati. Parahnya, tim voli Kabupaten Sumbawa diusir dari hotel tempat mereka menginap. Pihak hotel mengaku belum dibayar oleh panitia.

Ketua Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumbawa mengatakan insiden pengusiran ini terjadi pada saat tim putri Kabupaten Sumbawa masuk babak semi final. Mendengar kabar anak asuhnya mendapat perlakuan tidak semestinya, Hamsyah langsung memerintahkan kepada seluruh tim pulang. Walaupun satu tim lolos ke babak semi final, kontingen Kabupaten Sumbawa lebih memilih pulang.

Menurutnya, keberangkatan tim voli Kabupaten Sumbawa berdasarkan undangan panitia Kejurda Voli yang digelar di Kabupaten Dompu dari tanggal 22 sampai 28 OktoberA� lalu. Kejurda ini diikuti oleh delapan kabupaten se-NTB dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) NTB dan memperebutkan piala Gubernur NTB.

A�”Tim terpaksa saya pulangkan,” ujarnya.

Dikatakan, dalam undangan bernomor 01/PANPEL.BV/PBVSI-DPU/IX/2016, yang berkops resmi Kabupaten Dompu, pada poin VIII lampiran menyebutkan bahwa seluruh perserta akan difasilitasi dengan tranportasi peserta dari penginapan ke arena pertandingan. Selain itu yang terpenting dalam surat tersebut bahwa setiap tim yang berlaga dari kabupaten/kota untuk 15 orang akan dibiayai oleh panitia.

Hamsyah mengaku pihaknya telah berusaha menjalin komunikasi dengan ketua panitia dan ketua KONI Kabupaten Dompu via telepon. Namun sangat disayangkan, pihak KONI Kabupaten Dompu terkesan saling lempar tanggung jawab mengenai kejadian yang menimpa tim voli kabupaten Sumbawa.

Dia berharap pihak KONI Kabupaten Dompu segera melakukan evaluasi terhadap even yang dilaksanakan. Selain itu dia meminta kepada pemerintah Kabupaten Dompu segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Apabila tidak diselesaikan pihak PBVSI Kabupaten Sumbawa mengancam tidak akan lagi mengikuti even apapun yang diselenggarakan di Kabupaten Dompu.

Dikonfirmasi Radar Sumbawa (Lombok Post Group) tadi malam, Ketua PBVSI kabupaten Dompu M Amin Jafar mengaku kecewa juga kepada pihak panitia. Amin mengaku tidak mengetahui hal teknis karena dirinya tidak masuk dalam kepanitiaan.

”Ada ketua panitia dan ada sekretaris panitia,” ujarnya.Sementara itu, sekretaris panitia penyelenggara Hanafi beberapa kali dihubungi hingga berita ini diturunkan telepon selulernya tidak aktif. (han/r4)A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka