Ketik disini

Headline Sumbawa

Trakindo Mengalah

Bagikan

TALIWANGA�a�� 22 karyawan dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang bekerja di PT Trakindo selamat dari kebijakan PHK dan transfer karyawan ke luar KSB. Perusahaan sepakat untuk tetap mempekerjakan para karyawan ini di lokasi proyek Batu Hijau, Kecamatan Sekongkang.

a�?a�� Atas nama pemerintah kami memberikan apresiasi,a��a�� kata Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin saat bertemu langsung dengan petinggi Trakindo, Senin malam A�(31/10) di Taliwang.

Wabup mengatakan, kebijakan perusahaan dengan tidak melakukan PHK maupun transfer terhadap 22 tenaga kerja lokal KSB ini menjadi bukti jika Trakindo bisa menghargai kearifan lokal. Orang nomor dua bumi penghasil tembaga dan emas ini tidak menampik komunikasi yang dilakukan Pemda KSB dengan manajemen perusahaan ini mampu membuahkan hasil maksimal.

a�?a��Menjaga kehormonisan tidak gampang. Apa yang kami lakukan dengan manajemen Trakindo adalah bagian dari pelajaran dalam membangun tali sulaturahmi antara pimpinan daerah dengan Trakindo yang sudah kita anggap sebagai bagian dari masyarakat KSB,a��a�� katanya.

Keterbukaan dan kearifikan lokal yang sudah diberikan Trakindo ini diharapkan menjadi awal baru bagi perusahaan itu beroperasi di KSB. Masyarakat diharapkan dapat menerima keberadaan perusahaan ini sebagai bagian dari KSB.

a�?a��Jadi ini sudah final.Tidak ada yang di PHK dan tidak ada yang di transfer. Mereka tetap bekerja di Trakindo Batu Hijau,a��a�� katanya.

Wabup berharap kebijakan yang diambil Trakindo ini bisa diikuti oleh perusahaan sub kontraktor lain. Meskipun, nantinya PTNNT berganti nama karena adanya perusahaan baru yang mengakuisisi perusahaan tersebut.

a�?a��Ini adalah bagian dari proses saling menjaga. Sumbawa Barat ini harus dijaga bersama. Apakah mereka pendatang atau orang lokal, keamanan mereka harus dijaga dan dijamin sepenuhnya,a��a�� tegasnya.

HRD Site Trakindo Batu Hijau Edy Rizaldi mengakui perusahaan sudah membuat keputusan 22 karyawan lokal ini tidak jadi di PHK maupun ditransfer. Karena kebijakan ini sudah dibuat, perusahaan berharap 22 tenaga kerja lokal ini bisa menunjukkan kinerjanya dengan baik.

a�?a�� Tunjukkan bahwa karyawan lokal bisa memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Jangan malah pemerintah dijadikan tameng ketika ada persoalan. Dukungan yang diberikan pemerintah saat tentu kami apresiasi,a��a�� katanya.

Sementara itu Human Capital Head Trakindo Pusat Haris Mustarto mengatakan kebijakan yang diambil perusahaan bukan karena desakan ataupun intimidasi yang dilakukan pemerintah. Kebijakan itu diambil lebih kepada kepedulian perusahaan terhadap masyarakat lokal KSB.

a�?a��Trakindo yang beroperasi di Batu Hijau sudah menyatakan komitmen untuk menjadi bagian dari masyarakat KSB. Semua karyawan kami minta meningkatkan professional dan meningkatkan produktifitas baik itu lokal, nasional maupun ekspatriat,a��a�� harapnya.

Dia juga meminta karyawan lokal yang saat ini bekerja di Trakindo Batu Hijau dapat meningkatkan profesionalitas. Apalagi ke depan berbicara soal tenaga kerja, tidak lagi ada istilah lokal, nasional maupun ekspatriat.

a�?a��Ini semata-mata untuk profesionalitas. Makanya kita dorong untuk itu,a��a�� ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertans) Abdul Hamid mengatakan kesepakatan itu tercapai tidak lepas dari komunikasi yang dilakukan Pemda KSB dengan perusahaan. a�?a��Kesepakatan ini merupakan bagian dari proses komunikasi yang dilakukan Pemda KSB dengan Trakindo,a��a�� katanya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys