Ketik disini

Politika

Warga NW Diimbau Tidak Ikut Demo

Bagikan

MATARAM – Rencana demo serentak tanggal 4 November menuntut penuntasan kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok direspons Pengurus Wilayah Nadhlatul Wathan (PW NW) NTB. Bagi ormas Islam terbesar di NTB ini, Presiden Jokowi sudah menunjukkan komitmen untuk menuntaskan kasus tersebut. Sehingga warga NW tidak perlu ikut-ikutan demo.

” Warga NW kita minta tidak ikut demo,” kata Ketua PW NW NTB Raden TGB KH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Tsani kepada A�wartawan, kemarin(2/11).

Menurutnya, yang penting saat ini adalah mengawal proses hukum terhadap Ahok harus sesuai koridor hukum. Tidak boleh ada warga negara Indonesia yang kebal hukum.Persamaan dan kedudukan semua warga negara sama di mata hukum. Sehingga tidak boleh ada dianakemaskan bila melanggar hukum.

” Sekarang ini mari kita kawal proses penegakan hukum, tidak perlu dengan aksi turun ke jalan” kata pria yang akrab disapa TGB ini.

Walaupun secara organisasi NW mengimbau warganya tidak ikut demo, NWA� tetap memberikan perhatian kepada pihak yang akan demo. NW menjadi salah satu ormas yang diundang MUI saat membahas pernyataan Ahok itu. Dari sidang pleno MUI terbit fatwa menyatakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah melakukan penistaan terhadap Alquran yakni, surat Al -A� Maidah ayat 51.

” NW pun ikut berpartisipasi merumuskan fatwa MUI tersebut,” ujarnya.

Pihaknya mempercayakan sepenuhnya hal tersebut kepada aparat penegak hukum agar diproses secara tuntas dan adil. Tidak turunnya omas NW juga semata – mata menjaga kondusifitas, ketentraman, keamanan, serta menghindari kemungkinan ada hal – hal tidak dikehendaki. Terlebih, di NTB kondusifitas dan ketentraman sudah cukup baik. Sehingga berbagai potensi kerawanan dan berbagai hal tidak diinginkan bisa diminimalisir bahkan ditiadakan.

” Ini semata – semata kebaikan warga NW sendiri” pungkasnya. (fat/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka