Ketik disini

Praya

2017 UMK Loteng Rp 1,6 Juta

Bagikan

PRAYA – Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah (Loten) merilis, Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2017 mendatang direncanakan sebesar Rp 1,6 juta. Angka itu belum bisa diputuskan, karena masih ada perdebatan panjang dengan serikat pekerja dan ormas.

“Kalau tahun lalu nilainya sebesar Rp 1,4 juta. Artinya, ada kenaikan Rp 200 ribu,” kata Kabid Tenaga Kerja Dinas Sosnakertrans Loteng H Masrun, kemarin (3/11).

Kendati demikian, kata Masrun angka itu mendapat penolakan dari para serikat pekerja dan sejumlah ormas yang mengadvokasi. Mereka meminta kenaikannya antara 10-11 persen. Alasannya, disesuaikan dengan nilai inflasi, harga barang dan jasa serta kebutuhan lain.

Untuk itulah, lanjutnya sebelum ditetapkan melalui keputusan bupati, UMK sebesar Rp 1,6 juta bisa saja berubah, tidak bisa turun, tapi akan mengalami kenaikan. “Kalau pekerja swasta setiap tahun gajinya naik. Kalau kami, naiknya hanya hitungan persen,” sindir Masrun didampingi Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosnakertrans Loteng Harsono AR.

Besaran UMK, kata Masrun dipastikan melebihi Upah Minimum Provinsi (UMP). Sehingga, pihaknya berharap perusahaan yang mempekerjakan karyawannya untuk memperhatikan dan melaksanakan keputusan pemerintah. “Bila perlu mereka digaji dua kali lipat dari UMK,” katanya.

Dari hasil evaluasi selama ini, tambah Masrun perusahaan yang mentaati keputusan tersebut sebagian besar dibidang perhotelan. Sementara yang lain masih di bawah standar. “Mohon tingkatkan kualitas kinerja kita masing-masing. Antara hak dan kewajiban harus seimbang,” Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosnakertrans Loteng Harsono AR, singkat.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka