Ketik disini

Politika

Dewan Dorong Perbankan Syariah

Bagikan

MATARAM – Bank syariah di Indonesia khususnya di NTB ke depannya harus bisa memiliki kekuatan tersendiri dalam menarik nasabah. Baik dari segi produk yang inovatif, profit margin kepada nasabah maupun bagi hasil yang bersaing.

Untuk itu, salah satu upaya bersaing dengan bank konvensional memerlukan strategi khusus. Agar nantinya pangsa pasar akan lebih luas tidak hanya berkutat pada penduduk NTB yang mayoritas muslim. a�?Kita (DPRD NTB, Red) apresiasi dan jadi kewajiban kita untuk mendukung dan menyambut bank syariah,a�? kata Wakil Ketua DPRD NTB TGH Mahally Fikri dalam Pasar Keuangan Rakyat Syariah NTB 2016 di Lombok Epicentrum Mall, kemarin (3/11).

Menurutnya, persoalan ekonomi syariah bukan hanya kelegalannya di mata agama Islam. Terbukti ketika Indonesia diterpa krisis ekonomi era tahun 1998, perbankan syariah tidak mengalami kerugian seperti bank konvensional. a�?Yang mampu bertahan adalah bank syariah,a�? katanya.

Sayangnya, terdapat sejumlah kendala perkembangan ekonomi syariah. Menurut politisi Demokrat ini, masyarakat kebanyakan belum memahami ekonomi dan perbankan syariah. beda halnya dengan pemahaman publik tentang perbankan konvensional yang telah lama ada. a�?Karena mereka terbiasa menggunakan bank konvensional. Sedangkan dalam tataran ilmu, bank syariah sudah ada sejak jaman nabi,a�? paparnya.

Ditegaskan, ini menjadi tugas dan ikhtiar bersama untuk menjalankan syariat agama Islam. Sebagai sesama muslim perlu saling mengingatkan. Terlebih, sistem ekonomi syariah termasuk jasa keuangan dan perbankan ini diterapkan di banyak negara maju. Untuk itu, DPRD NTB berkomitmen terus mendorong pengembangan ekonomi syariah hingga ke pelosok. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka