Ketik disini

Selong

Direktur RSUD Siap Buka Komunikasi

Bagikan

SELONG – Kondisi pelayanan kesehatan di Lombok Timur (Lotim) selalu menjadi sorotan. Mengingat belum lama ini sejumlah warga menggelar aksi demo menuntut pembenahan pelayanan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Untuk itu, Direktur RSUD dr. R Soedjono Selong, dr Karsito menjelaskan siap menampung keluhan dan kritikan masyarakat.

a�?Kalau memang ada pelayanan yang kurang memuaskan, kami siap membuka diri melakukan diskusi dan komunikasi dengan masyarakat,a�? kata dia kepada Lombok Post, kemarin.

Selama ini ia mengakui banyak masyarakat yang mengeluhkan pelayanan kesehatan. Namun, itu semua dikatakannya menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit untuk berbenah. Sehingga ia menampik kalau pihak RSUD R Soedjono A�dianggap mengabaikan keluhan masyarakat.

a�?Ada warga yang minta dispensasi keringanan membayar karena tidak punya kartu BPJS. Ya tentu tidak bisa kami langsung berikan. Karena ada kriteria yang kami terapakan,a�? kata dia.

a�?Kami hanya mengikuti prosesdur yang ada,a�? sambungnya.

Ia menyayangkan aksi demo yang dilakukan oleh sejumlah warga. Karena, menurutnya apapun permasalahan yang ada, ia merasa itu bisa dikomunikasikan dengan baik. a�?Kami siap diskusi dengan warga. Kami selalu membuka diri untuk berkomunikasi,a�? jelasnya.

Beberapa hal yang telah dilakukan pihak RS R Soedjono Selomng dikatakan dr. Karsito diantaranya menekankan kepada semua tenaga kesehatan untuk melayani langsung pasien dalam kondisi apapun. a�?Nanti urusan administrasinya belakangan. Itu sudah lama kami terapkan di rumah sakit,a�? akunya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Asrul Sani juga bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat atas kurang maksimalnya pelayanan kesehatan. Tahun ini Dikes dikatakannya telah menambah dua Puskesmas. a�? Tahun depan kita tambah lagi tiga sehingga menjadi 34 Puskesmas. Ini untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bisa dijangkau oleh masyarakat,a�? ungkapnya.

Sesuai aturan permenkes, Asrul menyampaikan bahwa seharusnya Lotim memiliki 40 Puskesmas. Jika didasarkan pada luas wilayah dan jumlah penduduk. Sayang keterbatasan anggaran membuat Lotim hingga saat ini belum memiliki Puskesmas sesuai ketentuan yang ada.

a�?Kita sudah menyiapkan anggaran untuk penambahan 15 tenaga dokter. Hanya saja peminat dari kalangan dokter spesialis ini yang masih sangat kurang. Khususnya dokter gigi,a�? jelas dia. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka