Ketik disini

Sumbawa

Jamal Tewas Tergantung

Bagikan

ALAS – Jamal, 20 tahun, warga Desa Kalimango, Kecamatan Alas ditemukan tewas tergantung di loteng rumahnya, kemarin sore. Sebelumnya, Jamal sempat dikabarkan hilang sejak Selasa (1/11) malam lalu.

Kapolsek Alas Kompol M Jafar mengatakan, jenazah Jamal pertama kali ditemukan oleh kakaknya, Husni. Saat itu, kakak korban baru pulang dari kegiatan barapan kebo di Desa Marente, Kecamatan Alas sekitar pukul 15.40 Wita.

”Saat pulang, kakak korban melihat ada cairan seperti darah dengan aroma tidak sedap yang menetes dari plafon rumah,” ujar Jafar kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin (3/11).

Karena penasaran, kakak korban kemudian mengecek plafon rumah mereka. Awalnya dia menduga bahwa cairan itu merupakan darah tikus yang mati. Kakak korban kemudian mengambil meja yang ada di dalam rumah, dan digunakan sebagai pijakan untuk naik ke atas loteng rumahnya.

Saat naik ke atas loteng, kakak korban langsung terkejut bukan kepalang. Sebab, adiknya yang telah hilang beberapa hari sudah tewas tergantung di atas loteng. Kejadian ini kemudian disampaikan oleh kakak korban kepada orang tua, keluarga dan warga sekitar. Mendapat informasi ini, polisi juga langsung turun ke lokasi.

Jafar mengatakan, setibanya di lokasi, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dibantu oleh warga dan unsur muspika, jenazah Jamal akhirnya bisa dievakuasi. Kemudian jenazah korban divisum di puskesmas setempat. Menurut hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Jamal. Pihak keluarga sudah bisa menerima “kepergian” Jamal. Keluarga menganggap bahwa kejadian ini adalah musibah. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap Jamal.

Informasi dari warga sekitar, Jamal baru sekitar enam hari pulang ke Alas. Sebelumnya, dia bekerja di sebuah kapal penangkapan ikan di Benoa, Bali. Jamal memiliki 11 orang rekan kerja di kapal tersebut. Setelah beberapa bulan bekerja di kapal, dia pulang ke Alas. Namun, di perjalanan, menurut ceritanya, uang jutaan rupiah hasil dia bekerja di tengah laut hilang. Praktis dia pulang ke Alas hanya dengan tangan kosong. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka