Ketik disini

Headline Praya

Kesurupan, Pasien Malah Dicabuli

Bagikan

PRAYA – Kasus pencabulan di Lombok Tengah (Loteng) kembali terjadi. Kali ini, korbannya bukan anak di bawah umur, tapi perempuan dewasa HM (inisial-red), wargaA� Dusun Lopan, Desa Monggas, Kopang. Pelakunya, diduga seorang dukun desa setempat inisial MZ.

A�a�?Kasus itu baru kami ketahui, setelah ada laporan dari korban dan keluarga korban,a�? kata Kasubag Humas Polres Loteng AKP I Made Suparta pada Lombok Post, kemarin (3/11).A�A� Saat ini, kata Suparta perempuan 21 tahun tersebut, tengah hamil enam bulan. Kasus yang satu itu pun terjadi sejak Maret lalu, di kediaman korban. Peristiwa itu berawal, saat korban mengalami kerasukan dan demam tinggi. Mereka pun mendapatkan informasi, bahwa di desanya itu, terdapat orang pintar alias dukun.

Tanpa berfikir panjang, kedua orang tua korban langsung menghubungi terduga pelaku. Mereka meminta tolong, agar anaknya diobati. a�?Terduga pelaku pun datang ke rumah korban,a�? kata Suparta.

A�Salah satunya, lanjut Suparta dengan merukiyah korban sebanyak delapan kali. Namun, pasien tidak kunjung sehat. Alhasil, sang dukun pun meminta kepada kedua orang tua korban, agar menyediakan sejumlah bahan ritual meliputi, kain putih, kembang dan air bersih.

Tujuannya, untuk memandikan korban. Sang dukung pun lagi-lagi meminta, agar korban hanya menggunakan kain putih saja, tidak boleh memakai pakaian dalam dan sebagainya. Tidak itu saja, sang dukun menyerukan kedua orang tuanya, menunggu di luar rumah. a�?Korban pun dimandikan di kamar mandi, dalam kondisi terkunci,a�? katanya.

Kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan, menurut Suparta membuat kedua orang tua korban, hanya bisa mengikuti perintah sang dukun. Di kamar mandi, diduga dukun mulai menjalankan aksi bejatnya. Ia melakukan hubungan layaknya suami istri, hingga dua kali. Korban pun tidak bisa berbuat banyak, karena masih mengalami kerasukan.

Seolah tidak terjadi apa-apa, tambah Suparta sang dukun keluar dari kamar mandi dan menyakinkan kepada kedua orang tua korban, bahwa anaknya dipastikan sehat. Seiring perkembangan waktu, korban mulai pulih, namun perutnya justru buncit. Hal itu pun membuat korban dan keluarga datang ke Polsek Kopang, guna melaporkan peristiwa yang terjadi.

a�?Kemudian melaporkan ke kami, lalu kami langsung melakukan olah tempak kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi,a�? katanya. a�?Untuk sementara waktu, terduga pelaku kita amankan,a�? lanjut Suparta.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka