Ketik disini

Metropolis

Polisi Datangi Calon, TNI Dekati Pendukung

Bagikan

SELONGA�– Pilkades serentak tinggal sebulan lagi. Aparat kepolisian bersama pihak TNI gencar turun ke desa-desa melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada warga. Ini untuk mengantisipasi terjadinya konflik saat Pilkades 14 Desember mendatang.

a�?Kami sudah memetakan sejumlah daerah yang rawan terjadi konflik. Saya juga meminta semua Kapolsek untuk mendatangi semua calon Kades,a�? kata Kapolres Lotim AKBP Wingky Adhityo Kusumo.

Diungkapkan, sejumlah desa yang rawan akan konflik saat Pilkades nanti yakni di Desa di Kecamatan Jerowaru. Hal itu ditandai dengan suasana Pilkades yang sudah mulai memanas meskipun pemilihan masih belum berlangsung. a�?Ada bakal calon yang tidak terima dengan proses seleksi di sana. Itu makanya kita akan antisipasi saat Pilkades serentak nanti berlangsung,a�? katanya.

Untuk itulah, upaya mendatangi calon Kades dinilai sebagai langkah yang ia ambil. Dimana para Kapolsek meminta komitmen para calon untuk menjaga kelancaran proses berlangsungnya Pilkades nanti.

a�?Kita juga buatkan mereka surat kesepakatan bahwa siap menang dan siap kalah. Sehingga paling tidak jika ada kesepakatan hitam di atas putih,a�? jelas Wingky.

Sementara itu Dandim 1615 Lotim Letkol Inf. A�Musthofa juga mengatakan siap mendukung Polri untuk menjaga keamanan jelang Pilkades. Jika Polres mendatangi calon, Dandim lebih mendorong Babinsa di setiap desa agar bisa mengontrol situasi masyarakat pendukung para calon Kades. a�?Mungkin Kadesnya nanti bisa terima kekalahan. Tapi biasanya yang bikin ribut ini kan para pendukungnya. Makanya kita minta Babinsa yang ada di setiap desa berbaur dengan masyarakat,a�? kata dia.

Hal ini menurutnya sangat efektif untuk mencegah terjadinya konflik saat Pilkades mendatang. Karena, dengan berbaur, Babinsa bisa mengetahui potensi konflik yang akan terjadi dalam Pilkades. Kedekatan para Babinsa dengan masyarakat diyakininya juga akan membuat masyarakat malu dan segan untuk mermbuat suasana Pilkades gaduh.

a�?Masyarakat kan selama ini dekat dengan Babinsa. Jadi mereka pasti segan kalau mau bikin ribut. Tapi kedekatan Babinsa dengan masyarakat tak lantas membuatnya tidak netral,a�? tegasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka