Ketik disini

Kriminal

Mediasi Proyek Jalan Masih Buntu

Bagikan

MATARAMA�– Mediasi proyek pembangunan jalan lingkar selatan di Lombok Tengah (Loteng) tak kunjung berbuah kesepakatan. Di satu sisi, Polda NTB berharap mediasi tersebut bisa segera tuntas, untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Namun di sisi lainnya kedua kubu masih bersebrangan.

Dirkrimum Polda NTB Kombes Pol M Suryo Saputro mengatakan, pihaknya berharap pihak yang bersengketa bisa segera selesai. a�?Kita jelas berharap mediasi secepatnya ada kejelasan. Kedua pihak, antara pemerintah dan pemilik lahan ada titik temu,a�? kata dia.

Suryo mengatakan, persoalan ini timbul setelah masyarakat sebagai pemilik lahan,melaporkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB. Mereka merasa dirugikan atas proyek jalan yang dikerjakan.

Dari laporan tersebut, pelapor mengklaim proyek tidak dilaksanakan sesuai perencanaan awal. Dimana perencanaan awal berupa peningkatan jalan di jalur Pengantap-Montong Ajan-Kuta, Loteng.

Namun, realisasi pengerjaan di lapangan ternyata berbeda. Dinas PU malah diduga melakukan penyimpangan dengan menyerobot lahan masyarakat untuk digunakan sebagai areal pembangunan jalan baru.

a�?Sudah jelas, karena pengerjaan di lapangan berbeda dengan perencanaan awal,a�? jelas Suryo.

Terlepas dari itu, pihaknya menghargai upaya mediasi yang diinginkan kedua belah pihak. Ini juga sesuai arahan Bareskrim Mabes Polri yang meminta setiap kasus sengketa lahan, penggelapan, penipuan, diupayakan untuk selesai melalui mediasi.

a�?Arahan dari Bareskrim seperti itu, bisa selesai di tingkat mediasi,a�? kata dia.

Lebih lanjut, kata dia, hasil mediasi nantinya akan menjadi rujukan penyidik. Apakah kasus ini bisa dilanjutkan atau ditutup. A�Mengenai ditutupnya kasus ini, tidak ditampik Suryo. Tetapi, bisa kesepakatan yang dihasilkan melalui mediasi menyatakan tidak ada lagi pihak yang dirugikan. Artinya, pelapor bisa mencabut laporan dan menutup kasus tersebut.

a�?Jadi pertimbangan kuat di proses pidananya. Tapi kembali lagi, tergantung bagaimana hasil mediasi,a�? tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka