Ketik disini

Sumbawa

Pembunuhan H Ancing Direncanakan

Bagikan

SUMBAWA – Aparat kepolisian menemukan petunjuk baru terkait kasus kematian H Mansyur alias Haji Ancing. Hal ini ditemukan setelah polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kasus tersebut, kemarin.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Yusuf Tauziri yang ditemui usai kegiatan mengatakan olah TKP yang dilakukan untuk memperjelas olah TKP sebelumnya. Olah TKP dilakukan di tiga titik. Titik pertamanya di lokasi pembunuhan.Titik kedua yakni pada lokasi saksi yang melihat terduga pelaku di showroom. Sementara titik ketiganya di lokasi sepeda motor yang digunakan pelaku.

”Untuk dugaan sementara kasus pembunuhannya direncanakan,” ujar pria yang akrab disapa Yusta ini.

Dikatakan, jika dilihat dari posisi sepeda motor yang diduga milik pelaku diparkirkan ke arah timur. Dimana sepeda motor tersebut arahnya seperti untuk melarikan diri. Sementara helm sepeda motor itu disembunyikan di semak-semak. Dengan olah TKP ini, pihaknya juga memperjelas berita acara pemeriksaan sebelumnya.

Menurut Yusta, pihaknya akan kembali mencari informasi terkait kasus pembunuhan tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan kembali memeriksa saksi yang duduk bersama korban sebelum kejadian. Hal ini dilakukan untuk menggali keterangan lebih intensif lagi terkait kasus pembunuhan tersebut. Yang jelas, pihaknya menemukan adanya petunjuk baru dalam olah TKP tersebut.

Seperti diberitakan, Mei lalu pengawas proyek sekaligus Humas PT BRL, H Mansyur alias H Ancing, 55 tahun, warga PPN Bukit Permai, Kelurahan Seketeng diserang orang tidak dikenal. Akibatnya, korban meninggal dunia dengan luka tebasan di leher bagian belakangnya.

Menurut informasi di lapangan, kasus itu terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Saat itu korban bersama sejumlah rekannya sedang mengawasi proyek di lokasi tersebut. Korban dan rekannya duduk di sebuah balai-balai.

Saat sedang asyik duduk, korban tiba-tiba diserang oleh orang yg tidak dikenal. Korban diserang oleh seseorang menggunakan senjata tajam dengan cara ditebas di leher bagian belakangnya. Akibatnya, korban jatuh bersimbah darah dan meninggal dunia. Sementara orang yang menyerang korban langsung melarikan diri. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka