Ketik disini

Giri Menang

Perda Tatib Pilwabup dan OPD Disahkan

Bagikan

GIRI MENANGA�– Setelah tiga kali gagal, kemarin (4/11), dua Raperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tata Tertib (Tatib) Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) digelar. Paripurna pengesahan dua raperda tersebut berjalan mulus dan dihadiri Bupati Lobar H Fauzan Khalid.

Pantauan Lombok Post, paripurna yang keempat kali itu dihadiri 38 anggota DPRD Lobar. Tidak hanya anggota dewan, ruang sidang juga diramaikan kehadiran masyarakat yang berniat mengawal pelaksanaan paripurna tersebut.

Dipimpin oleh ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun, paripurna dimulai dengan penyampaian laporan pansus dan pendapat fraksi dewan terkait Raperda Tatib.A�Ketua Pansus Tatib Pilwabup Mariadi dalam laporannya menyatakan, dua reperda tersebut disahkan menjadi perda sebagai produk hukum daerah. Perda tersebut dibentuk, sebagai pedoman untuk pemilihan wabup oleh pansus selanjutnya.

a�?Setelah melalui poses pembahasan yang panjang, dan melelahkan, akhirnya Raperda Tatib ini dapat diselesaikan,a�? kata Mariadi.

Dari hasil pembahasan dan telaah anggota pansus, Raperda Tatib Pilwabup akhirnya disepakati seluruh fraksi dewan. A�Pada tahapan selanjutnya, Panitia Pemilihan (Panlih) Wabup akan dibentuk setelah keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) dari Undang Undang nomor 10 tahun 2016.

Bupati Lobar H Fauzan Khalid mengaku beryukur dengan telah ditetapkannya Raperda Tatib tersebut. Kata bupati, penetapan raperda ini penting, karena merupakan tahapan yang harus dilalui untuk pengisian wabup Lobar yang lowong.

“Untuk mewujudkan demokrasi, maka perlu ada regulasi yang mewadahi sebagai landasan pijakan,a�? tegasnya.

a�?Saya berharap kondisi yang terjaga selama ini tetap kondusif. Pemilihan wabup nantinya berjalan dan tidak mengganggu roda pemerintahan,a�? harapnya.

Wakil bupati terpilih diharapkan Fauzan mampu bekerja sama dengan dirinya. Untuk menjalankan roda pemerintahan bersama, disisa dua tahun masa jabatan.

a�?Hal ini penting untuk mengimplementasikan seluruh kebijakan yang diprogramkan,” ujarnya.
Sementara itu, ditemui usai sidang paripurna, Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun menegaskan, pihaknya kini tinggal menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebelum membentuk pansus pemilihan wabup. Politisi Partai Golkar ini menegaskan, proses ini akan tetap dijalankan.

a�?Ini menjadi permintaan semua fraksi, sehingga harus dilaksanakan,a�? tegasnya.

Dalam paripurna kemarin, seluruh fraksi hadir. Termasuk sejumlah fraksi yang sebelumnya mangkir di tiga persidangan sebelumnya, seperti Fraksi Demokrat, Fraksi PDIP, PPP, dan PKB.A�(zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka